KAJIAN AKTIVITAS BIOAKTIF EKSTRAK TERIPANG PASIR (Holothuria scabra) TERHADAP JAMUR Candida albicans

Received: 5 Oct 2012; Published: 7 Oct 2012.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract
Teripang dapat ditemukan di perairan Indonesia. Teripang diketahui memiliki zat yang
salah satunya berfungsi sebagai antijamur. Penyakit infeksi pada manusia yang
disebabkan oleh jamur Candida albicans di Indonesia masih relatif tinggi dan obat
antijamur relatif lebih sedikit dibandingkan dengan antibakteri. Pengobatan terhadap C.
albicans secara kimia dapat menimbulkan resistensi dan efek samping. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pelarut dan konsentrasi yang berbeda
dari ekstrak Holothuria scabra terhadap C. albicans serta mengetahui kandungan
senyawa bioaktif dalam H. scabra. Hasil penelitian didapatkan bahwa pelarut terbaik
untuk mengisolasi senyawa antijamur H. scabra adalah metanol. Konsentrasi ekstrak 5
mg/ml, 6 mg/ml,7 mg/ml menghasilkan zona hambat berturut-turut sebesar 5,1 + 0,56
mm; 8,42 + 0,71 mm; 10,1 + 0,59 mm. Hasil uji kandungan bioaktif memperlihatkan
bahwa ekstrak H. scabra mengandung senyawa alkaloid, saponin, steroid dan
triterpenoid. Ada indikasi potensi antijamur pada ekstrak H. scabra.
Keywords: H. scabra; antijamur ;C. albicans ; bioaktif

Article Metrics: