STUDI PERUBAHAN GARIS PANTAI DI KAWASAN KILANG GAS ALAM PT ARUN NGL, PANTAI UJONG BLANG, KOTA LHOKSEUMAWE, ACEH

Muhammad Irfan, Denny Nugroho Sugianto, Gentur Handoyo

Abstract


Pantai selalu menyesuaikan bentuk profilnya sedemikian sehingga mampu meredam energi gelombang yang datang. Sering pertahanan alami pantai tidak mampu menahan serangan aktifitas laut (gelombang, arus, pasang surut) sehingga pantai dapat tererosi, namun pantai akan kembali kebentuk semula oleh pengaruh gelombang normal.. Simulasi model dengan menggunakan perangkat lunak NEMOS dapat digunakan untuk mengetahui perubahan garis pantai yang terjadi dan memprediksikannya. Data yang digunakan mencakup data primer dan sekunder. Data primer yaitu data gelombang, batimetri, dan sampel sedimen dasar laut. Sedangkan data sekunder yaitu data angin dan data pasang surut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan penentuan titik sampling menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis data menggunakan metode analitis dan pendekatan model menggunakan perangkat lunas CEDAS-NEMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perubahan garis pantai Ujong Blang selama 2008 – 2018 diperkirakan mundur sebesar 53,10 meter sepanjang 1,73 km dengan luas lahan yang mengalami kemunduran garis pantai (erosi) sebesar  86.318,90 m2 (8,63 Ha) dan maju sebesar 51,61 meter sepanjang 0,42 km dengan luas lahan yang maju (akresi) sebesar 22.755,55 m2 (2,27 Ha).

 


Keywords


Erosi, sedimentasi, garis pantai, CEDAS-NEMOS, Pantai Ujong Blang Lhokseumawe

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Journal of Oceanography by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/joce is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats