SEBARAN KUALITAS PERAIRAN DITINJAU DARI ZAT HARA, OKSIGEN TERLARUT DAN pH DI PERAIRAN SELAT BALI BAGIAN SELATAN

Received: 17 Feb 2014; Published: 1 May 2014.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 1497 1780
Abstract

Abstrak

 

Kualitas air secara luas dapat diartikan sebagai faktor fisika dan kimia yang mempengaruhi kehidupan ikan dan organisme perairan lainnya baik secara langsung maupun tidak langsung. Kondisi kualitas suatu perairan di Selat Bali sangatlah perlu untuk diketahui dan dikaji mengingat perairan tersebut memiliki kesuburan tinggi dengan produktivitas tertinggi pada Musim Timur, disebabkan oleh fenomena upwelling di perairan Samudera Hindia. Saat terjadi upwelling, nutrien nitrat dan fosfat meningkat tajam. Tingkat kesuburan perairan laut sangat terkait dengan tingginya konsentrasi zat hara. Salah satu zat hara yang menjadi tolak ukur adalah nitrat dan fosfat, yang juga sangat terkait dengan beberapa parameter fisika dan kimia perairan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti kualitas air laut yang ditinjau dari konsentrasi zat hara serta faktor-faktor yang mempengaruhinya di perairan Selat Bali bagian Selatan. Parameter yang diteliti meliputi fosfat, nitrat, oksigen terlarut (DO), dan derajat keasaman (pH). Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 26 – 30 Mei 2013 di Perairan Selat Bali bagian Selatan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksploratif dan penentuan titik sampling menggunakan purposive sampling method.  Analisis data untuk sebaran fosfat, nitrat, DO, dan pH menggunakan ArcGIS 9.3 dan untuk pola arus menggunakan model ADCIRC. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa sebaran konsentrasi nitrat di perairan Selat Bali Selatan memiliki kisaran sebesar 0,174-1,825 mg/l, konsentrasi fosfat memiliki nilai berkisar antara 0,023 – 0,066 mg/l, nilai oksigen terlarut (DO) berkisar antara 4,7 – 4,83 mg/l, dan nilai pH berkisar antara 8,41-9,49. Parameter yang diteliti di perairan Selat Bali bagian Selatan menunjukkan bahwa kualitas air laut di perairan tersebut masih baik yang mengacu pada baku mutu yang telah ditetapkan oleh Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KMNLH).

Keywords: Kualitas Perairan, Kesuburan Perairan, Zat Hara, Selat Bali Selatan

Article Metrics: