PEMETAAN SEBARAN GENANGAN ROB DI PESISIR BONANG, KABUPATEN DEMAK

Published: 31 Aug 2017.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 47 93
Abstract

Kecamatan Bonang merupakan satu diantara empat kecamatan di Kabupaten Demak yang berada di wilayah kepesisiran. Wilayah pesisir Bonang memiliki nilai ketinggian tanah rendah dan nilai kelerangan sebesar 0% - 3%, sehingga menyebabkan wilayah tersebut tergenang banjir rob. Banjir rob mengakibatkan infrastruktur dan pemukiman mengalami kerusakan. Oleh karena itu perlu diadakan upaya mitigasi untuk mengurangi besarnya kerusakan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luas area yang terkena dampak banjir rob, sehingga dapat bermanfaat untuk perencanaan pemanfaatan lahan dan pembangunan fisik di pesisir Bonang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Selain itu, dilakukan juga pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk membuat model genangan banjir rob dalam bentuk peta menggunakan ArcGIS 10.0. Data yang digunakan untuk membuat model genangan banjir rob adalah data pasang surut, titik marking genangan, titik tinggi dan DEM, serta Peta Rupabumi Indonesia Wilayah Demak tahun 1999. Hasil pengolahan data menunjukan bahwa tipe pasang surut di perairan pesisir Bonang adalah pasang surut campuran condong harian tunggal dengan nilai LLWL sebesar 140 cm; MSL 178 cm; HHWL 216 cm; dan tidal range sebesar 76 cm. Total luas wilayah yang tergenang rob adalah 1.998,14 Ha yang mencakup sembilan desa, yaitu Morodemak 385,49 Ha; Purworejo 684,03 Ha; Betahwalang 396,6 Ha; Margolinduk 83,08 Ha; Tridonorejo 266,09 Ha; Gebang 163,91 Ha; Gebangarum 21,99 Ha; Tlogoboyo 32,45 Ha; dan Jatirogo 0,5 Ha.

Keywords: Pasang Surut, Genangan, Banjir Rob, Pesisir Bonang

Article Metrics: