skip to main content

ANALISA KANDUNGAN PERAK PADA SEDIMEN DASAR DI MUARA SUNGAI SAMBAS KALIMANTAN BARAT


Citation Format:
Abstract

Daerah Kabupaten Sambas sejak jaman penjajahan dikenal sebagai daerah penghasil emas dan perak (Van Leeuwen, 1994). Perak di daratan Kabupaten Sambas yang telah dieksploitasi sejak abad ke-18 berasal dari emas primer pada jalur lipatan Sekadau di sebelah timur daerah kajian dan sebagian besar dari singkapan batuan malihan Formasi Seminis. Sebaliknya, endapan emas aluvial telah diketahui sejak abad ke-19. Untuk mengetahui sejauh mana konsentrasi Ag (Perak) yang terakumulasi pada sedimen Muara Sungai Sambas Kalimantan Barat maka dilakukan penelitian ini. Tujuan dilakukan penelitian untuk mengetahui ukuran butir sedimen dasar di Sungai Sambas, Kalimantan Barat dan mengetahui kandungan Ag (perak) di Sungai Sambas, Kalimantan Barat. Materi yang digunakan dalam penelitian ini berupa sampel sedimen dengan materi pendukung berupa parameter fisika meliputi arus laut, pasang surut, dan kedalaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif analitik. Pengambilan data lapangan dilakukan di Muara Sungai Sambas Kalimantan Barat pada tanggal 4 Desember 2016. Analisa sampel sedimen untuk kandungan perak dilakukan di laboratorium Kimia Analitik, Universitas Gajah Mada. Analisa ukuran butir sedimen dilakukan di laboratorium geologi Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kosentrasi Ag tertingi pada sedimen terletak di Utara Muara Sungai Sambas dengan nilai 0,106 ppm, dan konsentrasinya berkurang ketika menjauhi Muara Sungai Sambas. Berdasarkan hasil analisa ukuran butir, jenis sedimen pada Muara Sungai Sambas didominasi oleh jenis lanau pasiran dan lanau.

Fulltext View|Download
Keywords: Ag (Perak), Sedimen, Muara Sungai Sambas Kalimantan Barat

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.