PEMETAAN BATIMETRI UNTUK PERENCANAAN PENGERUKAN KOLAM PELABUHAN BENOA, BALI

Published: 30 Jan 2017.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 529 469
Abstract

Pelabuhan Benoa merupakan salah satu pintu gerbang destinasi pariwisata menuju ke Kota Denpasar melalui  jalur  laut. Analisis batimetri dan pasang surut pada penelitian ini merupakan parameter penting dalam pembuatan peta batimetri untuk perencanaan pengerukan pada kolam Pelabuhan Benoa.Pemetaan batimetri ini bertujuan mengetahui kondisi kedalaman perairan untuk menentukan penambahan kedalaman yang layak dan menentukan volume pengerukan untuk perencanaan pengerukan dalam rangka perawatan dan pemeliharaan kolamPelabuhan Benoa.Penelitian ini dilakukan pada tanggal 29 Februari-31 Maret 2016 di Perairan Teluk Benoa, Bali.Kegiatan pemeruman dengan multibeam echosounder dilaksanakan di Perairan Teluk Benoa serta dilakukan pengukuran pasang surut di dermaga timur.Materi yang dijadikan objek studi dalam penelitian ini meliputi batimetri dan pasang surut. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa nilai kedalaman area keruk kolam pelabuhan depan dermaga selatan berkisar antara -8,44 mLWS hingga -11,59 mLWS dan area keruk kolam pelabuhan depan dermaga timur berkisar antara -4,83 mLWS hingga -10,53 mLWS. Desain kedalaman rencana berdasarkan nilai draft kapal terbesar yaitu -10 mLWS. Volume pengerukan berdasarkan desain kedalaman, slope, penambahan siltation rate dan luas area pada kolam depan dermaga selatan dan kolam depan dermaga timur yaitu 29.207,717 m3 dan 59.941,409 m3.

Keywords: Pasang Surut, Batimetri, Kolam Pelabuhan, Pengerukan, Pelabuhan Benoa, Multibeam Echosounder

Article Metrics: