Karakteristik dan Peramalan Pasang Surut di Pulau Kelapa Dua, Kabupaten Kepulauan Seribu

Published: .
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 482 553
Abstract

Perairan pulau Kelapa Dua merupakan perairan yang tergolong sempit sehingga sangat dipengaruhi oleh pasang surut. Pengaruh pasang surut tersebut akan menyebabkan perairan di Pulau Kelapa Dua mempunyai dinamika yang terkait dengan intensitas pengaruh dari pasang surut maupun faktor hidro oseanografi yang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pasang surut dan melakukan peramalan terhadap pasang surut di Pulau Kelapa Dua Kepulauan Seribu serta mengetahui faktor-faktor lain yang dapat dipengaruhi pasang surut..

Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2015 dan Februari 2016 di perairan Pulau Kelapa Dua. Materi yang digunakan meliputi data primer berupa data pengamatan lapangan pasang surut, suhu, salinitas, dan perairan. Materi sekunder berupa pola arus dan gelombang. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuantitatif. Terdapat 3 stasiun pengambilan pasang surut dan 16 stasiun kualitas perairan yang diharapkan dapat mewakili kondisi perairan Pulau Kelapa Dua. Model matematik yang digunakan adalah model SMS 10.0 untuk pola arus dan ArcGIS untuk sebaran suhu, salinitas, dan kecerahan.

Hasil penelitian menunjukkan Pulau Kelapa Dua memiliki nilai elevasi muka air laut (MSL) sebesar 62 cm, muka air laut rendah terendah (LLWL) sebesar 18 cm, dan muka air laut tinggi tertinggi sebesar 98 cm. Pulau Kelapa Dua memiliki tipe pasang surut tunggal, kisaran suhu 28-31 ± 0, 89oC, kisaran salinitas 30-34 ± 1, 08o/oo, dan kisaran kecerahan sebesar0,4–3,1 ± 0,4m. Data gelombang menunjukkan gelombang maksimal(Hmax) 1, 17 meter dan tinggi gelombang minimum (Hmin) 0.97 meter, sedangkan periode gelombang maksimal 5,69 detik dan periode gelombang minimum 5,19 detik. Pola arus saat kondisi pasang mengarah ke daratan dan saat surut pergi menuju lautan. Dari hasil yang didapat dapat disimpulkan bahwa Pasang surut dapat mempengaruhi distribusi salinitas, suhu, dan kecerahan serta parameter oseanografi yang lain seperti arus dan gelombang.

Keywords: Pasang Surut, Kualitas Perairan, Gelombang, Arus, Pulau Kelapa Dua, Kepulauan Seribu

Article Metrics: