ANALISIS KANDUNGAN KARBON ORGANIK TOTAL (KOT) DALAM SEDIMEN DI PERAIRAN SLUKE KABUPATEN REMBANG

Received: 14 Apr 2016; Published: 1 May 2016.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 625 458
Abstract

Perairan Sluke terletak di bagian timurKabupaten Rembang yang berada di Provinsi Jawa Tengah. Sedimen dasar laut selalu menjadi tempat pengendapan utama dari berbagai proses yang terjadi di laut. Bahan organik dapat menjadi parameter penilaian tingkat kesuburan suatu perairan.Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui konsentrasi dan distribusiKarbon Organik Total (KOT) dalam sedimen.Pengambilan data dilakukan pada tanggal 8 Maret 2015 dengan menggunakan metode purposive sampling.Data tersebut diperolehdari 9 stasiun penelitian yang mewakili wilayah perairan tersebut.Data primer berupa sampel sedimen dasar, sedangkan data sekunder meliputi pergerakan arus Perairan Sluke. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode analisa tekstur sedimen menggunakan metode dry sieving (pengayakan) dan wet sieving (pemipetan), sedangkan metode pengukuranKarbon Organik Total (KOT) dalam sedimen menggunakan metode loss of weight on ignition (LOI %). Metode pengukuran arus menggunakan metode euler.Hasil penelitian ini adalah konsentrasiKarbon Organik Total (KOT) dalam sedimen di Perairan Sluke berkisar antara 3,401% - 13,739%.Distribusi Karbon Organik Total (KOT) dalam sedimen dipengaruhi oleh jenis butir sedimen, dimana jenis butir sedimen yang halus seperti lanau dan lempung memiliki kandungan Karbon Organik Total (KOT) lebih tinggi dibandingkan dengan jenis butir sedimen yang kasar seperti pasir.Pergerakan massa air tidak mempengaruhi distribusi Karbon Organik Total dalam sedimen secara signifikan. 

Keywords: Karbon Organik Total (KOT), Sedimen, Perairan Sluke

Article Metrics: