BibTex Citation Data :
@article{JMR53924, author = {Sevia Anjani and Delianis Pringgenies and Agus Sabdono and Josua Gabriel Gaol}, title = {Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Simbion Saluran Pencernaan Kepiting (Episesarma mederi) Asal Telukawur Jepara}, journal = {Journal of Marine Research}, volume = {15}, number = {3}, year = {2026}, keywords = {Bakteri Simbion; Episesarma mederi; Ekosistem Mangrove; Karakterisasi Mikroba; Bioprospeksi}, abstract = { Ekosistem mangrove Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, dengan organisme yang mengembangkan strategi adaptasi unik melalui simbiosis mikroba. Episesarma mederi merupakan kepiting endemik mangrove yang memiliki interaksi simbiotik dengan bakteri penghasil senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi isolat bakteri simbion saluran pencernaan E. mederi dari ekosistem mangrove MSTP Telukawur, Jepara. Sampel kepiting diambil pada koordinat 62135105S 110.3935225E dengan parameter perairan suhu 28,33°C, pH 7,27, DO 6,81 mg/L, dan salinitas 32,67 ppt. Isolasi bakteri menggunakan metode pengenceran bertingkat dan pour plate pada media Nutrient Agar dengan air laut 70%, diikuti purifikasi teknik streak 4 kuadran. Karakterisasi dilakukan melalui identifikasi makroskopis dan mikroskopis. Hasil penelitian menunjukkan 25 isolat bakteri berhasil diisolasi dengan variasi morfologi koloni beragam, meliputi ukuran punctiform hingga moderate , warna dominan putih dan putih susu, serta tekstur smooth . Dari 12 isolat yang diuji pewarnaan Gram, 10 isolat tergolong Gram negatif dan 2 isolat Gram positif, dengan morfologi sel 7 isolat berbentuk coccus dan 5 isolat berbentuk bacillus . Dominasi bakteri Gram negatif mengindikasikan adaptasi terhadap kondisi ekstrem ekosistem mangrove. Penelitian ini berhasil mengkarakterisasi keragaman bakteri simbion saluran pencernaan E. mederi yang berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif untuk pengembangan bioprospeksi mikroorganisme laut. }, issn = {2407-7690}, pages = {711--719} doi = {10.14710/jmr.v15i3.53924}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jmr/article/view/53924} }
Refworks Citation Data :
Ekosistem mangrove Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, dengan organisme yang mengembangkan strategi adaptasi unik melalui simbiosis mikroba. Episesarma mederi merupakan kepiting endemik mangrove yang memiliki interaksi simbiotik dengan bakteri penghasil senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi isolat bakteri simbion saluran pencernaan E. mederi dari ekosistem mangrove MSTP Telukawur, Jepara. Sampel kepiting diambil pada koordinat 62135105S 110.3935225E dengan parameter perairan suhu 28,33°C, pH 7,27, DO 6,81 mg/L, dan salinitas 32,67 ppt. Isolasi bakteri menggunakan metode pengenceran bertingkat dan pour plate pada media Nutrient Agar dengan air laut 70%, diikuti purifikasi teknik streak 4 kuadran. Karakterisasi dilakukan melalui identifikasi makroskopis dan mikroskopis. Hasil penelitian menunjukkan 25 isolat bakteri berhasil diisolasi dengan variasi morfologi koloni beragam, meliputi ukuran punctiform hingga moderate, warna dominan putih dan putih susu, serta tekstur smooth. Dari 12 isolat yang diuji pewarnaan Gram, 10 isolat tergolong Gram negatif dan 2 isolat Gram positif, dengan morfologi sel 7 isolat berbentuk coccus dan 5 isolat berbentuk bacillus. Dominasi bakteri Gram negatif mengindikasikan adaptasi terhadap kondisi ekstrem ekosistem mangrove. Penelitian ini berhasil mengkarakterisasi keragaman bakteri simbion saluran pencernaan E. mederi yang berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif untuk pengembangan bioprospeksi mikroorganisme laut.
Article Metrics:
Last update:
Copyright Notice
Copyright for articles published in the Journal of Marine Research is held by the journal’s editorial management. The journal supports open access and the widespread dissemination of scholarly work.
Publishing Rights By submitting to this journal, authors grant the Journal of Marine Research the non-exclusive right to publish and distribute their work. All content is made freely available to the public and is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). This license allows others to copy, redistribute, remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially, as long as appropriate credit is given, a link to the license is provided, and any modified material is distributed under the same license.