skip to main content

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Simbion Saluran Pencernaan Kepiting (Episesarma mederi) Asal Telukawur Jepara

*Sevia Putri Anjani  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Delianis Pringgenies  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Agus Sabdono  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Josua Gabriel Lumban Gaol  -  Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sumatera Utara, Indonesia
Open Access Copyright (c) 2026 Journal of Marine Research
Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Abstract

Ekosistem mangrove Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, dengan organisme yang mengembangkan strategi adaptasi unik melalui simbiosis mikroba. Episesarma mederi merupakan kepiting endemik mangrove yang memiliki interaksi simbiotik dengan bakteri penghasil senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi isolat bakteri simbion saluran pencernaan E. mederi dari ekosistem mangrove MSTP Telukawur, Jepara. Sampel kepiting diambil pada koordinat 62135105S 110.3935225E dengan parameter perairan suhu 28,33°C, pH 7,27, DO 6,81 mg/L, dan salinitas 32,67 ppt. Isolasi bakteri menggunakan metode pengenceran bertingkat dan pour plate pada media Nutrient Agar dengan air laut 70%, diikuti purifikasi teknik streak 4 kuadran. Karakterisasi dilakukan melalui identifikasi makroskopis dan mikroskopis. Hasil penelitian menunjukkan 25 isolat bakteri berhasil diisolasi dengan variasi morfologi koloni beragam, meliputi ukuran punctiform hingga moderate, warna dominan putih dan putih susu, serta tekstur smooth. Dari 12 isolat yang diuji pewarnaan Gram, 10 isolat tergolong Gram negatif dan 2 isolat Gram positif, dengan morfologi sel 7 isolat berbentuk coccus dan 5 isolat berbentuk bacillus. Dominasi bakteri Gram negatif mengindikasikan adaptasi terhadap kondisi ekstrem ekosistem mangrove. Penelitian ini berhasil mengkarakterisasi keragaman bakteri simbion saluran pencernaan E. mederi yang berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif untuk pengembangan bioprospeksi mikroorganisme laut.

 

Fulltext Email colleagues
Keywords: Bakteri Simbion; Episesarma mederi; Ekosistem Mangrove; Karakterisasi Mikroba; Bioprospeksi

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.