BibTex Citation Data :
@article{JMR45421, author = {Alifia Rahmadani and Mahmiah Mahmiah and Rudi Siap Bintoro}, title = {Potensi Daya Hambat Ekstrak Daun Mangrove (Sonnearatia casseolaris dan Avicennia alba blume) Terhadap Bakteri Aeromonas hydrophylla di Muara Sungai Jagir, Wonorejo, Surabaya}, journal = {Journal of Marine Research}, volume = {15}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {A. Hydrophylla; S. Caseolaris; A. alba blume; fitokimia; antibakteri.}, abstract = { Aeromonas hydrophylla merupakan bakteri yang dapat menimbulkan penyakit pada ikan dan manusia. pada ikan bekteri ini menyebabkan penyakit Motil Aeromonas Speticia , sedangkan pada manusia menyebabkan penyakit Gastrointestinal Aeromonas. Upaya yang dapat diakukan untuk menghambat pertumbuhan bakteri salah satunya dengan menggunakan antibiotik alami dari bahan mangrove. Metode yang digunakan yaitu metode uji fitokimia secara kualitatif dan uji antibakteri dengan menggunakan metode difusi cakram. Pelarut yang digunakan adalah metanol dengan konsentrasi 125 ppm, 250 ppm, 500 ppm, 1000 ppm. Kontrol positif menggunakan kloramfenikol dan kontrol negatif menggunakan aquades. Hasil uji fitokimia menunjukkan daun mangrove Sonneratia caseolaris dan Avicennia alba blume positif mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan steroid. Hasil uji antibakteri pada daun S. caseolaris berturut turut sebesar 6 mm; 6,33 mm; 7,78 mm; 9,51 mm. Sedangkan pada daun A. alba blume sebesar 8,67 mm; 9.51 mm; 9,68 mm. Metabolit sekunder yang terdapat pada kedua stasiun yaitu flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan steroid. Hasil uji antibakteri terbesar yaitu 11,11 mm dan 9,68 mm sehingga mampu dijadikan sebagai antibakteri terhadap bakteri A.hydrophylla. Aeromonas hydrophylla merupakan bakteri yang dapat menimbulkan penyakit pada ikan dan manusia. pada ikan bekteri ini menyebabkan penyakit Motil Aeromonas Speticia , sedangkan pada manusia menyebabkan penyakit Gastrointestinal Aeromonas. Upaya yang dapat diakukan untuk menghambat pertumbuhan bakteri salah satunya dengan menggunakan antibiotik alami dari bahan mangrove. Metode yang digunakan yaitu metode uji fitokimia secara kualitatif dan uji antibakteri dengan menggunakan metode difusi cakram. Pelarut yang digunakan adalah metanol dengan konsentrasi 125 ppm, 250 ppm, 500 ppm, 1000 ppm. Kontrol positif menggunakan kloramfenikol dan kontrol negatif menggunakan aquades. Hasil uji fitokimia menunjukkan daun mangrove Sonneratia caseolaris dan Avicennia alba blume positif mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan steroid. Hasil uji antibakteri pada daun S. caseolaris berturut turut sebesar 6 mm; 6,33 mm; 7,78 mm; 9,51 mm. Sedangkan pada daun A. alba blume sebesar 8,67 mm; 9.51 mm; 9,68 mm. Metabolit sekunder yang terdapat pada kedua stasiun yaitu flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan steroid. Hasil uji antibakteri terbesar yaitu 11,11 mm dan 9,68 mm sehingga mampu dijadikan sebagai antibakteri terhadap bakteri A.hydrophylla. }, issn = {2407-7690}, pages = {1--9} doi = {10.14710/jmr.v15i1.45421}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jmr/article/view/45421} }
Refworks Citation Data :
Aeromonas hydrophylla merupakan bakteri yang dapat menimbulkan penyakit pada ikan dan manusia. pada ikan bekteri ini menyebabkan penyakit Motil Aeromonas Speticia, sedangkan pada manusia menyebabkan penyakit Gastrointestinal Aeromonas. Upaya yang dapat diakukan untuk menghambat pertumbuhan bakteri salah satunya dengan menggunakan antibiotik alami dari bahan mangrove. Metode yang digunakan yaitu metode uji fitokimia secara kualitatif dan uji antibakteri dengan menggunakan metode difusi cakram. Pelarut yang digunakan adalah metanol dengan konsentrasi 125 ppm, 250 ppm, 500 ppm, 1000 ppm. Kontrol positif menggunakan kloramfenikol dan kontrol negatif menggunakan aquades. Hasil uji fitokimia menunjukkan daun mangrove Sonneratia caseolaris dan Avicennia alba blume positif mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan steroid. Hasil uji antibakteri pada daun S. caseolaris berturut turut sebesar 6 mm; 6,33 mm; 7,78 mm; 9,51 mm. Sedangkan pada daun A. alba blume sebesar 8,67 mm; 9.51 mm; 9,68 mm. Metabolit sekunder yang terdapat pada kedua stasiun yaitu flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan steroid. Hasil uji antibakteri terbesar yaitu 11,11 mm dan 9,68 mm sehingga mampu dijadikan sebagai antibakteri terhadap bakteri A.hydrophylla.
Article Metrics:
Last update:
Copyright Notice
Copyright for articles published in the Journal of Marine Research is held by the journal’s editorial management. The journal supports open access and the widespread dissemination of scholarly work.
Publishing Rights By submitting to this journal, authors grant the Journal of Marine Research the non-exclusive right to publish and distribute their work. All content is made freely available to the public and is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). This license allows others to copy, redistribute, remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially, as long as appropriate credit is given, a link to the license is provided, and any modified material is distributed under the same license.