Perubahan Luasan Vegetasi Mangrove di Desa Bedono Kecamatan Sayung Kabupaten Demak Tahun 2009 dan 2019 Menggunakan Citra Satelit Landsat

*Wisnu Adjie Pramudito  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Jusup Suprijanto  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Nirwani Soenardjo  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 25 Apr 2020.
Open Access
Citation Format:
Abstract

ABSTRAK: Hutan Mangrove merupakan salah satu ekosistem vegetasi yang berada di wilayah pasang surut di pesisir, pantai dan pulau-pulau kecil. Pantai utara Jawa merupakan salah satu wilayah yang memiliki ekosistem mangrove yang mengalami perubahan cukup signifikan. Pertambahan luasan vegetasi mangrove di desa Bedono dapat diamati dengan menggunakan citra dari satelit landsat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan luas lahan mangrove yang terjadi di kawasan pesisir Desa Bedono, Kecamatan Sayung, kabupaten Demak Tahun 2009 dan 2019. Metode yang diaplikasikan dalam penelitian  dengan menggunakan metode deskriptif eksploratif, metode yang memiliki tujuan yaitu melakukan pemecahan masalah yang digali secara luas tentang sebab-sebab atau hal-hal yang mempengaruhi terjadinya sesuatu berdasarkan fakta-fakta yang terjadi di lapangan. Untuk kegiatan groundcheck menggunakan metode sampling kuadrat yaitu membuat plot berukuran 10x10 m untuk kategori pohon yang di dalamnya terdapat subplot 5x5 m untuk kategori sapling dan 1x1 m untuk kategori seedling. Hasil penelitian menunjukkan pertambahan luas lahan mangrove di Desa Bedono selama rentang waktu tahun 2009 – 2019, pada tahun 2009 sebesar 122.58 ha dan pada tahun 2019 sebesar 197.19 ha . luas vegetasi dalam kurun waktu tersebut mengalami pertambahan luas sebesar 74.76 ha. kerapatan di titik stasiun 1 memiliki kerapatan sebesar 3633 ind/ha, sementara di titik stasiun 2 dan 3 masing masing sebesar 3700 ind/ha dan 3500 ind/ha. Tiga spesies mangrove yang dapat ditemukan di kawasan mangrove desa Bedono adalah Avicennia marina, Avicennia alba, dan Rhizopora mucronata.

 

ABSTRACT: Mangrove forest is one of the vegetation ecosystems in the tidal areas on the coast, beaches and small islands. The north coast of Java is one of the regions that has a significant change in mangrove ecosystems. Changes in the extent of mangrove vegetation in the village of Bedono can be observed using imagery from the Landsat satellite. The purpose of this study was to assess changes occurred mangrove vegetation in coastal areas Bedono Village, District Sayung, Demak district in 2009 and 2019. The method applied in research using exploratory descriptive method, a method which has the goal of solving the problem are explored extensively on the causes or matters affecting the occurrence of something based on facts on the ground. For groundcheck activity using sampling methods squares that make plots measuring 10x10 m for the category tree in which there are subplots 5x5 m for category sampling and 1x1 m for category seedling. The results showed an increase in the area of mangrove land in the village of Bedono during the span of years 2009-2019, in 2009 amounted to 122.58 ha and in 2019 amounted to 197.19 ha the area of vegetation in this period experienced an increase in area of 74.76 ha. density at station 1 has a density of 3633 ind/ha, while at station 2 and 3 points respectively 3700 ind/ha and 3500 ind/ha. Mangrove species that can be found in the mangrove area of Bedono village are Avicennia marina, Avicennia alba, and Rhizopora mucronata.
Keywords: Avicennia Marina; Mangrove; Landsat; Bedono

Article Metrics: