Geomorfologi Perairan Muara Sungai Kaliboyo Batang Jawa Tengah

*Tyandi Shofian  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Warsito Atmodjo  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Jarot Marwoto  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 31 Oct 2019.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 40 43
Abstract

ABSTRAK : Sungai Kaliboyo merupakan salah satu daerah aliran sungai (DAS) yang ada di Kabupaten Batang. Muara Sungai Kaliboyo terletak di Desa Roban, dimana mayoritas masyarakat memanfaatkan sebagai sarana transportasi dan sumber mata pencaharian. Perairan yang dulu digunakan sebagai jalur transportasi kini mengalami perubahan berupa pendangkalan pada aliran muara, sehingga berdampak pada terhambatnya aktivitas nelayan khususnya alur keluar masuk kapal. Informasi geomorfologi ialah hal vital untuk perencanaan dan pemanfaatan perairan di masa mendatang salah satunya pengerukan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kondisi geomorfologi perairan Muara Sungai Kaliboyo, Kabupaten Batang. Penelitian ini dilakukan dengan pemeruman kedalaman menggunakan instrumen singlebeam echosounder tipe Garmin GPSMap 585 untuk mengetahui kedalaman perairan, serta grab sampler untuk mengambil sampel sedimen dasar. Pengolahan data diproses dengan menggunakan software ArcGIS 10.4 dan Surfer 11 untuk mendapatkan hasil kontur batimetri dan persebaran sedimen guna mengetahui kondisi geomorfologi. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa muara sungai terjadi pendangkalan hingga kedalaman 0,5 m. Kemiringan perairan berkisar 0,47% hingga 1,95% yang dikategorikan datar. Kondisi geomorfologi berupa pantai berpasir dengan didominasi gelombang dan debit sungai.


 

ABSTRACT : Kaliboyo River is one of the river basins (DAS) in Batang Regency. The Kaliboyo River Estuary is located in Roban Village, where the majority of the civilization uses it as transportation route and a source of livelihood. The waters that used to be used as a transportation route are now undergoing changes in the form of siltation in the estuary flow, so that it has an impact on the inhibition of fishing activities, especially the shipping channel, in and out of ships. Geomorphological information is important for the planning and utilization of water in the future, one of which is dredging. The purpose of this study was to determine the geomorphological conditions of the Kaliboyo Estuary waters, Batang Regency. This research was conducted by depth analysis using a Garmin GPSMap 585 singlebeam echosounder instrument to determine the depth of the waters, as well as a grab sampler to take basic sediment samples. Data processing was processed using ArcGIS 10.4 and Surfer 11 software to obtain the results of bathymetry contours and sediment distribution to determine geomorphological conditions. Based on the results of the study, it shows that river mouths shallow to a depth of 0.5 m. The water slope ranges from 0.47% to 1.95% which is categorized flat. Geomorphological conditions is sandy beaches dominated by waves and river discharge.

Keywords
Sungai Kaliboyo; Geomorfologi; Batimetri; Singlebeam Echosounder

Article Metrics: