Morfometri Portunus pelagicus Linnaeus, 1758 (Malacostraca : Portunidae) Pada Fase Bulan Yang Berbeda Di Perairan Betahwalang, Demak

*Errizal Machmud Putra  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Rini Pramesti  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Gunawan Widi Santosa  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 1 May 2019.
Download
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Abstract

Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan komoditas unggulan Indonesia. Perairan Betahwalang, Kabupaten Demak memiliki sumberdaya rajungan yang  potensial dengan tingkat eksploitasi yang tinggi. Rajungan ini ditangkap setiap hari tanpa memperhatikan faktor alam berupa fase bulan yang menyebabkan menurunnya populasi. Informasi penangkapan berdasarkan fase bulan diperlukan agar populasi rajungan dapat terjaga. Tujuan Penelitian ini adalah mengkaji jumlah dan sebaran morfometri rajungan yang tertangkap pada fase bulan purnama dan bulan baru di perairan Betahwalang. Penelitian ini dilakukan dari November 2017 sampai Februari 2018 di perairan Betahwalang. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif. Penentuan lokasi penelitian berdasarkan area penangkapan rajungan di perairan Betahwalang. Pengambilan data dilakukan 8 kali dari tanggal 5 November 2017 sampai 18 Februari 2018. Pengambilan data berupa jumlah, lebar karapas, berat, jenis kelamin rajungan, dan parameter lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan total rajungan tertangkap yaitu 448 ekor, 296 ekor pada Bulan Purnama dan 152 ekor pada Bulan Baru. Morfometri rajungan ukuran ≤ 10 cm pada Bulan Purnama 190 ekor lebih banyak dari Bulan Baru 90 ekor. Rajungan ukuran > 10 cm pada Bulan Baru 106 ekor lebih banyak dari Bulan Baru 62 ekor.

 

Blue Swimming Crab (Portunus pelagicus) is Indonesia's flagship commodity. The waters of Betahwalang, Demak Regancy have potential Blue Swimming Crab resources with high levels of exploitation.  The crabs are catched every day regardless of natural factors, such as the moon phase that causes the population to decline. Blue Swimming Crab catch’s information based on the moon phase is required for the population to sustaine. The purpose of this research is to study the amount and distribution of Blue Swimming Crab morphometry catched on the full and new moon phase in Betahwalang waters. The study was conducted from November  2017 till February 2018 in the waters of Betahwalang. The research method used was descriptive method. Determination of research location based on Blue Swimming Crab catching area in Betahwalang waters. The data were collected 8 times from November 5, 2017 till February 18, 2018. Data were collected in number, width of carapace, weight, sex, and environmental parameters. The results showed total of catched crabs, were 296 crabs on Full Moon, and 152 crabs on New Moon. Blue Swimming Crab morphometry size ≤ 10 cm on Full Moon was 190 crabs more than New Moon was 90 crabs. Then, in Size> 10 cm on New Moon was 106 crabs more than New Moon was 62 crabs.

Keywords
Jumlah; Morfometri; Rajungan (Portunus pelagicus); Fase Bulan

Article Metrics: