Biologi Ikan Kembung Rastrelliger spp, (Actinopterygii : Scombridae) : Ditinjau dari aspek Panjang Berat dan Indeks Kematangan Gonad Di Perairan Semarang

*Candrika Pratama  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Retno Hartati  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Sri Redjeki  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 1 May 2019.
Open Access
Citation Format:
Abstract

Ikan kembung (Rastrelliger spp) merupakan salah satu ikan pelagis yang hidup di perairan bersalinitas tinggi dan suka hidup bergerombol. Semakin meningkatnya permintaan akan ikan membuat semakin tinggi penangkapan ikan yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kematangan gonad ikan kembung (Rastrelliger spp) dan mengetahui hubungan antara panjang dengan berat, hubungan antara berat dengan fekunditas, dan hubungan antara berat gonad dengan IKG (Indeks Kematangan Gonad) dari ikan kembung (Rastrelliger spp).Sebanyak 80 ekor Ikan Kembung yang didapatkan dari pasar kobong diukur panjang total dan ditimbang beratnya. Kemudian dilakukan pembedahan untuk diamati jenis kelamin dan tingkat kematangan gonadnya. Penelitian ini meliputi: Indeks Kematangan Gonad, Tingkat Kematangan Gonad, fekunditas dan rasio kelamin. Pengamatan tingkat kematangan gonad dilakukan untuk menentukan indeks kematangan gonad (IKG). Tingkat kematangan gonad ikan kembung (Rastrelliger spp) terdiri dari TKG I sampai TKG V. Nilai IKG yang didapatkan untuk ikan jantan berkisar 0,14-6,42% dan betina berkisar 0,64-7,25%, hal tersebut menunjukkan bahwa nilai tersebut bervariasi antara ikan jantan dan betina. Hasil penelitian dengan 80 sampel ikan kembung menunjukkan rasio kelaminnya tidak seimbang yaitu 42,5:57,5 dimana angka jantan lebih tinggi. Pertambahan ukuran panjang memberikan pengaruh yang nyata terhadap fekunditas, pertambahan ukuran panjang ikan kembung betina memberikan pengaruh yang nyata terhadap berat, pertambahan ukuran panjang ikan kembung jantan memberikan pengaruh yang nyata terhadap berat. Sedangkan berat ikan betina tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap IKG dan berat ikan jantan memberikan pengaruh yang nyata terhadap IKG

 

Rastrelliger spp is one of the pelagic fish that live in high salinity and like to live in groups. The increasing demand for this fish, makes the catching activity of this fish grow higher. The aim of the research is to know the Gonad Maturation Stage (GMS) of  Rastrelliger spp to know the relationship between length and weight, the relationship between weight with fecundity, and relationship between gonad weight and Gonad Maturation Index from Rastrelliger spp. 80 samples of Rastrelliger spp that were obtained from the market were measured, the measurement included were length and weight. And then a surgery was performed to examine their sex and their Gonad Maturation Stage. In the end to obtain the results of its fecundity, its gonad were taken and the weight was measured. GMI. Gonad maturation stage of Rastrelliger spp fish was I-V. the range of GMI for male fish was 0,14-6,42% and female 0,64-7,25%. That were indicated a various values of GMI male and female fishes. The result of research with 80 samples of Rastrelliger spp showed unbalanced sex ratio 42,5: 57,5 where male number was higher. The addition of length measure gave a real effect to fecundity, the increase of length of female gave a significant effect on the weight, the increase of length of  male gives a real effect on the weight. While the weight of female fish did not give a real effect on GMI and the weight of male fish gives a real effect on GMI

Keywords: Rastrelliger spp.; TKG; IKG; Fekunditas

Article Metrics: