ANALISIS VALUE ENGINEERING PADA PROYEK PEMBANGUNAN APARTEMEN (STUDI KASUS : PROYEK APARTEMEN TAMANSARI D’PAPILIO-SURABAYA)

Muhammad Iqbal P, Ridho Ramadhan, arif hidayat, riqi Radian

Abstract


ABSTRAK

Indonesia adalah salah satu negara berkembang yang sedang giat dalam membangun bangunan konstruksi di setiap daerah. Perkembangan waktu dan teknologi membuat harga untuk konstruksi juga semakin mahal, maka dari itu diperlukan sebuah upaya untuk bisa menghemat dan mempercepat waktu pelaksanaan, salah satu caranya adalah dengan Value Engineering. Value Engineering bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengefisienkan biaya-biaya yang tidak perlu dengan batasan fungsional dan mutu pekerjaan (Aziz, dkk 2016). Penelitian pada proyek pembangunan Apartemen D’Papilio Surabaya dilakukan dengan mengikuti tahapan Value Engineering yaitu tahap informasi, tahap kreatif, tahap analisa dan tahap rekomendasi. Dari hasil informasi, dipilihlah pekerjaan plat lantai dari lantai 8 sampai dengan lantai 29 yang akan dilakukan analisa value engineering, salah satu alasannya adalah karena desain dari lantai 8 sampai dengan lantai 29 adalah tipikal. Munculah ide kreatif untuk mengganti desain plat lantai dengan metode konvensional dengan desain alternatif yaitu plat lantai dengan metode halfslab precast swakelola. Setelah melakukan analisa biaya, mutu dan waktu, maka plat lantai halfslab precast swakelola dapat diterapkan dan direkomendasikan sebagai desain alternatif dari desain awal yaitu plat lantai dengan metode konvensional. Cost saving yang didapat dari desain alternatif ini adalah sebesar Rp. 557.035.443,17 atau sebesar 8,52% dari desain awal. Selain penghematan dalam biaya terdapat penghematan juga dalam penggunaan bekisting sebesar 100%, 52,91% untuk penggunaan tulangan, dan 41,67% pada penggunaan beton untuk pengecoran.


Keywords


Value Engineering; Cost Saving; halfslab precast; plat lantai

Refbacks

  • There are currently no refbacks.