STUDI PENGEMBANGAN LONG STORAGE KARANGTENGAH, KABUPATEN BLORA

Alvin Aditya, Kinathi Fitria, Suharyanto Suharyanto, suripin suripin

Abstract


ABSTRAK

 

Ketersediaan air di Kabupaten Blora khususnya di Desa Karangtengah, Kecamatan Ngawen saat musim hujan dapat memenuhi kebutuhan irigasi dan air baku masyarakat, namun saat musim kemarau tiba, banyak daerah yang mengalami kekurangan air. Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya untuk mengembangkan, mengendalikan, memanfaatkan atau menggunakan dan melestarikan sumber daya air yang seoptimal mungkin, agar dapat mendukung kebutuhan air penduduk secara terus menerus. Pembangunan long storage yang kemudian dilanjutkan dengan pengelolaan merupakan salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Studi pengembangan long storage dilakukan dalam tiga tahap yaitu analisis hidrologi, analisis hidrolika, dan perencanaan dimensi. Analisis hidrologi diawali dengan mengolah data curah hujan dengan mengambil data curah hujan selama dua puluh tahun dari Stasiun Hujan Tempuran. Setelah itu dilakukan analisis frekuensi untuk mendapat curah hujan rencana, yang kemudian data tersebut dilakukan perhitungan untuk mendapat nilai debit banjir rencana dengan menggunakan metode FSR Jawa-Sumatera, HSS Gama 1, program HEC-HMS 4.2 serta  analisis Passing Capacity pada kala ulang lima puluh tahun. Hasil perhitungan debit tersebut kemudian diolah kembali menggunakan flood routing untuk mendapatkan debit banjir outflow, untuk digunakan sebagai acuan perhitungan struktur bendung pada long storage yaitu sebesar 619,42 m3/detik. Kemudian dilakukan analisis debit andalan 80% terpenuhi untuk memperoleh potensi air Desa Karangtengah. Potensi air yang dimiliki Desa Karangtengah adalah sebesar 4,13 m3/detik pada bulan Januari, 12,70 m3/detik pada bulan Februari, 6,58 m3/detik pada bulan Maret, 3,79 m3/detik pada bulan Mei, 1,18 m3/detik pada bulan Juni, 0,61 m3/detik pada bulan Juli, 0,15 m3/detik pada bulan Agustus, 0,13 m3/detik pada bulan September, 0,13 m3/detik pada bulan Oktober, 1,65 m3/detik pada bulan November, dan 1,75 m3/detik pada bulan Desember

Tahap selanjutnya adalah perencanaan dimensi. Desain bangunan bendung terdiri dari dua jenis bangunan pengatur muka air yaitu mercu tetap serta pintu skot balk. Berdasarkan perhitungan perencanaan bangunan didapat tinggi mercu yaitu 2 m pada elevasi puncak +58 m dengan besar tampungan 58.833,42 m3 dimana dapat memenuhi kebutuhan air irigasi seluas 70 ha dan kebutuhan air baku untuk 2.121 orang penduduk. Total biaya pembangunan adalah Rp 5.303.614.000,00 dengan masa Pengerjaan 28 minggu.


Keywords


Long Storage, Long Storage Karangtengah, Sungai Lusi, Blora, Irigasi, Air Baku, Penggunaan Bendung Berpintu untuk Long Storage di Sungai Lusi

Refbacks

  • There are currently no refbacks.