STUDI PERENCANAAN SUBMERGED DAN NON SUBMERGED BREAKWATER UNTUK PENANGANAN ABRASI DI PANTAI MOROSARI DEMAK

Zhafarina Hafizha Kautsar, Tubagus Nauval Dzaki, Sriyana Sriyana, Slamet Hargono

Abstract


ABSTRAK

 

Pantai Morosari, Kevamatan Sayung, Kabupaten Demak adalah salah satu pantai yang mengalami abrasi disetiap tahunnya ditambah dengan penurunan tanah menyebabkan banjir rob, sehingga menenggelamkan pemukiman warga serta ekosistem mangrove. Tujuan studi yaitu mengembalikan daratan pantai yang tenggelam akibat abrasi dengan merencanakan bangunan pelindung pantai. Perencanaan bangunan pelindung pantai berupa bangunan submerged dan non submerged breakwater yang ditempatkan rangkap sejajar pada dua lokasi, yaitu dari arah barat laut garis pantai sebagai lokasi 1 dan dari arah barat daya garis pantai sebagai lokasi 2. Simulasi terhadap tinggi gelombang dan periode gelombang maksimum menggunakan program MIKE21, menunjukkan bahwa reduksi gelombang oleh submerged breakwater sebesar 80% sedangkan submerged breakwater sebesar 66,67%. Simulasi perubahan garis pantai menunjukkan kemajuan garis pantai sejauh +100m. Simulasi terhadap deformasi tanah pada dasar bangunan menunjukkan deformasi tanah terbesar setelah pembangunan adalah 31,41 mm. Penentuan kedalaman cerucuk bambu pada bangunan pelindung pantai menggunakan program FoundationProV1 menghasilkan kedalaman cerucuk 20m untuk non submerged breakwater dan 12m untuk submerged breakwater. Hasil perhitungan dimensi menunjukkan konstruksi pada Lokasi 1 akan mempunyai cost yang relatif jauh lebih besar dibandingkan Lokasi 2, namun efektivitas dalam melindungi wilayah pantai pada Lokasi1 lebih baik dibandingkan Lokasi2.


Keywords


Abrasi; Reduksi Gelombang; MIKE21; Morosari Sayung Demak; Submerged Breakwater

Refbacks

  • There are currently no refbacks.