EVALUASI DERMAGA PETIKEMAS TANJUNG PRIOK JAKARTA UTARA

agung fitra siregar, surya adi kusuma, slamet Hargono, suripin suripin

Abstract


ABSTRAK

Arus petikemas di Pelabuhan Tanjung Priok terus meningkat dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 8,3% per tahun selama lima tahun terakhir ini. Pada tahun 2017, petikemas yang ditangani sebanyak 1,009 juta TEU's, atau meningkat 33% dari tahun 2016. Untuk itu diperlukan evaluasi kinerja dermaga dalam melayani arus petikemas dan evaluasi struktur dermaga dalam proses bongkar muat di masa depan.

Evaluasi kinerja dermaga menggunakan indikator nilai yard occupancy ratio (YOR), utilitas container crane (UCC) dan rubber tyred gantry ratio (URTG). Untuk proyeksi kinerja dermaga menggunakan proyeksi model regresi linier dengan menggunakan data arus barang pada tahun 2001 hingga 2017. Dari proyeksi arus barang akan didapatkan kebutuhan alat untuk bongkar muat dan dievaluasi kemampuan struktur plat, balok, dan tiang pancang dengan pedoman SNI 03-2847-2013.

Hasil evaluasi menunjukkan nilai BOR 46,1 % untuk tahun ini sesuai dengan standar yang disarankan UNCTAD yaitu masih berada dibawah 50%. Untuk proyeksi arus petikemas menunjukkan peningkatan setiap tahunnya dan pada tahun 2028 arus petikemas sebesar 1.321.368 TEUs dengan kinerja YOR 70%, UCC 84,50% , dan URTG 94,77% sesuai dengan Keputusan Direktur Jendral Perhubungan dikategorikan kurang baik karena melebihi batas yang telah ditetapkan. Evaluasi struktur menunjukkan tebal plat 350 mm tulangan D19 dengan penulangan dua arah, dimensi balok sebesar 800 x 1000 mm tulangan utama D25 dengan tulangan torsi D16 dan pondasi tiang pancang dimensi 400 mm tulangan D19.


Keywords


Tren petikemas; Evaluasi kinerja; Tren kinerja; Evaluasi Struktur

Refbacks

  • There are currently no refbacks.