STUDI PERILAKU IKATAN TARIK ANTARA FRP ROD DENGAN BETON KONVENSIONAL

*Bugi Mahendra  -  Departemen Teknik Sipil, Indonesia
Hardi Wibowo  -  Departemen Teknik Sipil, Indonesia
Han Ay Lie  -  Departemen Teknik Sipil, Indonesia
Published: 26 Jul 2018.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 58
Abstract

ABSTRAK

 

Perubahan SNI 03-1726-2002 menjadi SNI 03-1726-2012, berpengaruh terhadap peningkatan beban gempa rencana yang diperlukan dalam perhitungan kekuatan struktur bangunan. Kondisi ini mengakibatkan beberapa elemen struktur bangunan lama memerlukan perkuatan. Untuk meningkatkan kapasitas elemen struktur salah satunya dengan menggunakan FRP (Fibre Reinforcment Polymer). PT Sika Indonesia mengeluarkan produk baru untuk jenis FRP yaitu FRP berbentuk batang (FRP rod). Pemasangan FRP rod menggunakan metode NSM (Near Surface Method) yaitu dengan membuat lubang memanjang tempat penanaman FRP di sekitar permukaan beton. Pemasangan FRP rod memerlukan kedalaman lubang tertentu, namun kendala di lapangan pada pelaksanaannya adalah selimut beton terlalu tipis. Penelitian oleh Caro et al, 2016 menunjukan banyak faktor yang memberikan pengaruh lekatan antara FRP dengan beton, antara lain, geometri penampang, kedalaman penanaman, panjang lekatan, dan material FRP. Penelitian ini mengkaji mengenai kapasitas geser bond dan mode keruntuhan yang terjadi berdasarkan variasi kedalaman penanaman FRP rod. Hasil menunjukan bahwa kedalaman penanaman secara signifikan mempengaruhi mode keruntuhan dan tegangan geser yang terjadi pada beton.

Keywords: Perkuatan Struktur; Fibre Reinforced Polymer; Near Surface Method; kedalaman penanaman

Article Metrics: