PERENCANAAN SISTEM DRAINASE JALAN TOL BALIKPAPAN-SAMARINDA SEKSI 4

Rahmawati Rahmawati, Hikmah Maulani, Pranoto Samto, Salamun Salamun

Abstract


Kota Samarinda dan Kota Balikpapan berperan penting dalam meningkatkan aktivitas ekonomi dan sosial sehingga membutuhkan prasarana jalan berkualitas baik.Adanya jalan tersebut mampu meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat. Pembangunan jalan tol yang menghubungkan kedua kota tersebut memberikan alternatif jawaban bagi pertumbuhan ekonomi antarwilayah dan dalam rangka penciptaan sistem transportasi yang lancar serta efisien.

Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Seksi 4 memiliki panjang 16.325 meter.Analisis hidrologi sistem drainase ini dilakukan menggunakan Metode Rata-Rata Aljabar untuk mencari hujan rerata, analisis intensitas hujan menggunakan Persamaan Mononobe, serta analisis debit menggunakan Metode Rasional dan Metode Hidrograf Satuan Sintetis Gama I berdasarkan periode ulang tertentu. Pada perencanaan saluran gorong-gorong dan jembatan digunakan periode ulang 50 tahun dan diperoleh debit maksimum sebesar 80,06 m3/dt; sedangkan pada perencanaan saluran samping dan saluran median digunakan periode ulang 10 tahun. Debit maksimum saluran samping sebesar 1,058 m3/dt dan debit maksimum saluran median sebesar 0,049 m3/dt. Berdasarkan analisis hidrolika diperoleh penampang rencana saluran gorong-gorong tipe Box Culvert dimensi 2mx2m dan dimensi 2x2mx2m, penampang rencana saluran samping berupa U-Ditch dimensi 0,6mx1m dan 1,8mx1 m dan penampang rencana saluran utama median berupa pipa beton setengah lingkaran berdiameter 40cm serta saluran pembuangan median berupa pipa beton berdiameter 60cm.

Pelaksanaan konstruksi drainase jalan tol ini direncanakan selesai dalam waktu 9 bulan, dengan total biaya sebesar Rp 71.077.876.000,00 (Tujuh puluh satu milyar tujuh puluh tujuh juta delapan ratus tujuh puluh enam ribu rupiah).


Keywords


jalan tol; drainase; Hidrograf Satuan Sintetis Gama I; Box Culvert; U-Ditch

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.