ANALISIS WASTE DENGAN VALUE STREAM MAPPING PADA PEKERJAAN KOLOM GEDUNG BERTINGKAT

*Ramadhana Fajar Syahri  -  Departemen Teknik Sipil, Indonesia
Heryanto Heryanto  -  Departemen Teknik Sipil, Indonesia
M.Agung Wibowo  -  Departemen Teknik Sipil, Indonesia
Jati Utomo Hatmoko  -  Departemen Teknik Sipil, Indonesia
Published: 28 Nov 2017.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 194 141
Abstract

Dewasa ini pembangunan infrastruktur, gedung, bandara semakin berkembang di Indonesia. Sehingga industri konstruksi Indonesia harus semakin berkembang dan maju dari sisi kualitasnya. Pembangunan konstruksi  merupakan suatu proses yang membutuhkan waktu lama, tenaga dan juga material yang menyebabkan sering terjadi permasalahan di proyek konstruksi sehingga dapat menyebabkan target proyek tidak tercapai yaitu target mutu, biaya dan waktu. Tingginya rasio produktivitas dan sedikitnya persentase waste merupakan strategi untuk meningkatkan kualitas suatu pembangunan konstruksi. Value Stream Mapping adalah metode yang digunakan untuk menganalisis persentase waste pada penelitian ini. Pada penelitian ini menganalisis waste (time loss) yang disebut tundaan atau delay karena pekerja, peralatan, dan material pada pekerjaan kolom. Tundaan yang terjadi dapat dikategorikan kedalam NVA (non value adding)  atau NVAN (non value adding but necessary). Persentase waste pada Proyek Amartha View (NVA = 4.35% dan NVAN = 1.23%). Beberapa faktor yang mempengaruhi rasio produktivitas dan presentase waste pada penelitian ini adalah penggunaan teknologi modern, kondisi pekerja, metode konstruksi, kondisi lapangan, dan peralatan modern.

Keywords: Value Stream Mapping; delay; pekerjaan kolom

Article Metrics: