ANALISIS WASTE DENGAN VALUE STREAM MAPPING PADA PEKERJAAN KOLOM GEDUNG BERTINGKAT

Ramadhana Fajar Syahri, Heryanto Heryanto, M.Agung Wibowo, Jati Utomo Hatmoko

Abstract


Dewasa ini pembangunan infrastruktur, gedung, bandara semakin berkembang di Indonesia. Sehingga industri konstruksi Indonesia harus semakin berkembang dan maju dari sisi kualitasnya. Pembangunan konstruksi  merupakan suatu proses yang membutuhkan waktu lama, tenaga dan juga material yang menyebabkan sering terjadi permasalahan di proyek konstruksi sehingga dapat menyebabkan target proyek tidak tercapai yaitu target mutu, biaya dan waktu. Tingginya rasio produktivitas dan sedikitnya persentase waste merupakan strategi untuk meningkatkan kualitas suatu pembangunan konstruksi. Value Stream Mapping adalah metode yang digunakan untuk menganalisis persentase waste pada penelitian ini. Pada penelitian ini menganalisis waste (time loss) yang disebut tundaan atau delay karena pekerja, peralatan, dan material pada pekerjaan kolom. Tundaan yang terjadi dapat dikategorikan kedalam NVA (non value adding)  atau NVAN (non value adding but necessary). Persentase waste pada Proyek Amartha View (NVA = 4.35% dan NVAN = 1.23%). Beberapa faktor yang mempengaruhi rasio produktivitas dan presentase waste pada penelitian ini adalah penggunaan teknologi modern, kondisi pekerja, metode konstruksi, kondisi lapangan, dan peralatan modern.


Keywords


Value Stream Mapping; delay; pekerjaan kolom

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.