skip to main content

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Postnatal Care (PNC) (Studi Kasus di Puskesmas Wanasari Kabupaten Brebes)

*Nazla Fairuz Zulfani  -  Department of Public Health, Universitas Negeri Semarang, Jl Kelud Utara III, Semarang, Central Java, Indonesia 50237 | Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Muhammad Azinar  -  Department of Public Health, Universitas Negeri Semarang, Jl Kelud Utara III, Semarang, Central Java, Indonesia 50237 | Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Received: 20 Nov 2023; Revised: 20 Jan 2024; Accepted: 30 Jan 2024; Available online: 30 Jan 2024; Published: 31 Mar 2024.

Citation Format:
Abstract

Brebes Regency had the highest number of maternal mortality in Central Jawa, which were 62 in 2020, 105 in 2021, and 50 in 2022, dominated by postpartum mortality. One of the areas that contributed to maternal mortality is Puskesmas Wanasari. It could be prevented by conducting Postnatal Care (PNC) visits, but the percentage of the third PNC visit (KF3) in Puskesmas Wanasari had not reached the setting targets in 2020 and 2021; and each PNC visits (KF1, KF2, KF3) were likely to decreased. The purpose of this study is to analyze the factors related to PNC visits at Puskesmas Wanasari. The type of study is analytical observational quantitative with cross sectional design. The sample set was 94 postpartum women who were taken using proportionate random sampling technique. Data were analyzed using chi square test or its alternative. The result shows that the delivery methods (p value 0.001), role of midwives (p value 0.022), family supports (p value 0.035), and pospartum danger signs (p value 0.015) are significantly related to PNC visits in Puskesmas Wanasari, while the other variables, such as age, education levels, employment status, and accessibility are not related to. Therefore, postpartum mothers are recommended to fulfill PNC visits at least 3 times even though they gave birth normally and have no health problems. Moreover, health workers are recommended to increase home visits, especially for them who dropped out of PNC visits. Also intensify education for them who likely believe will not be at risk during postpartum period.

Fulltext View|Download
Keywords: Kunjungan postnatal care; masa nifas; ibu nifas

Article Metrics:

  1. Kementerian Kesehatan RI. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. 2020
  2. Kementerian Kesehatan RI. Tekan Angka Kematian Ibu, 4.180 USG Portable Siap Tahun Depan [Internet]. 2021 [dikutip 7 Agustus 2022]. Tersedia pada: https://www.kemkes.go.id/article/view/21112600001/tekan-angka-kematian-ibu-4-180-usg-portable-siap-tahun-depan.html
  3. Pemerintah RI. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024. 2020
  4. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Buku Saku Kesehatan Tahun 2020. Semarang: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah; 2020
  5. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Buku Saku Kesehatan Tahun 2021. Semarang; 2022 Jan
  6. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Buku Saku Kesehatan Tahun 2022. 2023
  7. Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes. Profil Kesehatan Kabupaten Brebes Tahun 2020. Brebes; 2021
  8. Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes. Profil Kesehatan Kabupaten Brebes Tahun 2021. Brebes; 2022
  9. Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes. Profil Kesehatan Kabupaten Brebes Tahun 2022. Brebes; 2023
  10. Wahyuni ED. Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2018
  11. Academic Health System UGM. Seminar Online Penguatan Fungsi SISRUTE Maternal dan Neonatal: Studi Kasus di DIY [Internet]. 2022 [dikutip 30 Juli 2022]. Tersedia pada: https://www.youtube.com/watch?v=Qz-mQSj_U-s
  12. Kementerian Kesehatan RI. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta; 2021
  13. Annisa DF, Ibrahim J. Inisiasi Kunjungan Postnatal Care dengan Tingkat Kesakitan Fisik Pada Ibu Pasca Melahirkan. Magna Medica. 2020;7(2):49–56
  14. Puskesmas Wanasari. Laporan PWS KIA Puskesmas Wanasari Tahun 2022. Brebes; 2022
  15. Puskesmas Wanasari. Laporan PWS KIA Puskesmas Wanasari Tahun 2021. Brebes; 2021
  16. Puskesmas Wanasari. Laporan PWS KIA Puskesmas Wanasari Tahun 2020 . Brebes; 2020
  17. Silmiyanti S, Idawati I. Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care pada Ibu Hamil di Puskesmas Muara Batu Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Serambi Akademica. 25 Oktober 2019;7(5):674–84
  18. Solama W, Rivanica R, Handayani S. Hubungan Antara Pendidikan, Umur dan Paritas dengan Pelaksanaan Kunjungan Nifas di Rumah Sakit. Dalam: Stunting dan 8000 Hari Pertama. Mataram: Universitas Muhammadiyah Mataram; 2020. hlm. 55–8
  19. Fitriani. Hubungan Tingkat Pendidikan dan Usia Ibu Hamil terhadap Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur. Universitas Binawan; 2019
  20. Retnaningsih E. Akses Layanan Kesehatan. Jakarta: Rajawali Pers; 2013
  21. Prihanti GS, Rayhana J, Wahyuningtias W, Carolina A, Hidiana A. Analisis Faktor Kunjungan Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Poned X. 2019;69–87
  22. Walyani SE. Asuhan Kebidanan Pada Kehamilan. Yogyakarta: PT. Pustaka Baru; 2015
  23. Wulan M, Hasibuan NK. Faktor Yang Berhubungan dengan Kepatuhan Ibu Hamil dalam Melakukan Kunjungan Antenatal Care (ANC) di BPM Syarifah Lubis Kota Padangsidimpuan. Health Care Media. 2020;4(1):1–5
  24. Choirunissa R, Syaputri ND. Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Pemeriksaan K4 Pada Ibu Hamil di Puskesmas Bakung Provinsi Lampung Tahun 2017. Jurnal Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya. 2018;4(1):72–93
  25. Rahmawati L, Khoiri A, Herawati YT. Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Jelbuk Kabupaten Jember (Factor Related with Postnatal Visit in Jelbuk Community Health Center Of Jember Distric ). Digital Repository Universitas Jember. Universitas Jember; 2015
  26. Akibu M, Tsegaye W, Megersa T, Nurgi S. Prevalence and Determinants of Complete Postnatal Care Service Utilization in Northern Shoa, Ethiopia. J Pregnancy. 2018;1–7
  27. Situmorang MH, Pujiyanto. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kunjungan Nifas Lengkap di Indonesia: Analisis Lanjut Data Riskesdas 2018. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat. 2021;13(2):78–86
  28. Tarekegn SM, Lieberman LS, Giedratis V. Determinants of Maternal Health Service Utilization in Ethiopia: Analysis of the 2011 Ethiopian Demographic and Health Survey. BMC Pregnancy Childbirth. 2014;14(161)
  29. McConnell M, Ettenger A, Rothschild CW, Muigai F, Cohen J. Can a Community Health Worker Administered Postnatal Checklist Increase Health-seeking Behaviors and Knowledge?: Evidence from a Randomized Trial with a Private Maternity Facility in Kiambu County, Kenya. BMC Pregnancy Childbirth. 2016;16(136):1–19
  30. Sari DWR, Savitri M. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan Tahun 2018. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia : JKKI. 2018;07(2):50–6
  31. Qiftiyah M. Gambaran Fakor Dukungan Keluarga Yang Melarbelakangi Kepatuhan Kunjungan Masa Nifas (PNC) Pada Ibu Nifas di Puskesmas Wire Kabupaten Tuban. Jurnal Kesehatan dr Soebandi. 2019;7(1):23–9
  32. Chandra N, Smitha MV. Functional Status, Social Support, and Anxiety among Postnatal Women of Eastern India. Eur J Obstet Gynecol Reprod Biol X. 2023;20:1–7
  33. Gunawan GRA. Analysis of Factors Associated with the Utilization of Health Services in Indonesia: A Literature Review. 2021 [dikutip 11 Oktober 2023]; Tersedia pada: https://www.researchgate.net/publication/357352742_Analysis_of_Factors_Associated_with_the_Utilization_of_Health_Services_in_Indonesia_A_Literature_Review
  34. Wudineh KG, Nigusie AA, Gesese SS, Tesu AA, Beyene FY. Postnatal Care Service Utilization and Associated Factors among Women Who Gave Birth in Debretabour Town, North West Ethiopia: A Community-Based Cross-Sectional Study. BMC Pregnancy Childbirth. 27 Desember 2018;18(508):1–9

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.