skip to main content

FAKTOR RESIKO KEKAMBUHAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINTUK KABUPATEN PADANG PARIAMAN TAHUN 2020

*Syntia Veronica Rozana  -  Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Received: 15 Aug 2022; Revised: 15 Sep 2022; Accepted: 22 Sep 2022; Published: 30 Sep 2022.

Citation Format:
Abstract
Hypertension or high blood pressure is also known as the silent killer. WHO reports that hypertension is estimated to cause 7.5 million deaths. The purpose of this study was to determine the risk factors for recurrence of hypertension in the elderly in the work area of the Sintuk Public Health Center, Padang Pariaman Regency. This type of research is observational study with a case-control design approach, the subjects of this study were the elderly aged 60 years. The population in this study were all elderly people seeking treatment at the Sintuk Health Center. The sampling technique used is purposive sampling. Data collection was obtained by using a questionnaire. The analysis of data using Chi-square test. The results showed that there was a relationship between family support (p = 0.005), sleep quality (p = 0.005), salt consumption (p = 0.005), coffee drinking habits (p = 0.002), stress level (p = 0.000), drinking compliance. drugs (p=0.011), and complications of other diseases (p=0.000) with recurrence of hypertension in the elderly. There was no relationship between age (p=0, 598), physical activity (p=0,785).
Fulltext View|Download
Keywords: Hypertension; Recurrence Risk Factors; Elderly; Sintuk
Funding: Universitas Negeri Semarang

Article Metrics:

  1. Kementrian Kesehatan. Sebagian Besar Penderita Hipertensi Tidak Menyadarinya, Depkes : Kemenkes RI. 2017
  2. Maylasari I, Rachmawati Y, Wilson H, Nugroho S. Statistik Penduduk Lanjut Usia 2019 (xxvi + 248 ed.). Jakarta: Badan Pusat Statistik, 2019
  3. Kiik S, Sahar M, Permatasari H. Peningkatan Kualitas Hidup Lansia Di Kota Depok Dengan Latihan Keseimbangan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 21.2: 109-116, 2018
  4. Tumanduk. Faktor-Faktor Risiko Hipertensi Yang Berperan Di Rumah Sakit Robert Wolter Monginsidi. Jurnal e-Clinic (eCl), 7(2), 119-124
  5. Riskesdas. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Tahun 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2018
  6. Dinas Kesehatan.,Profil Kesehatan. 2019. Padang
  7. Fuady N, Basuki D, Finurina I,. Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Tekanan Darah Lansia Penderita Hipertensi Di Puskesmas 1 Sumbang, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. 2018
  8. Khotimah H, Masnina R,. Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Putih Samarinda. Borneo Student Research. 2020;1(3):1693-1704
  9. Padungge Y. Hubungan Umur Dan Pendidikan Dengan Hipertensi Pada Menopause. Journal Of Public Health.2020;3(2):154-161
  10. Wicaksono S. Hubungan Usia Dan Jenis Kelamin Lansia Dengan Peningkatan Tekanan Darah (Hipertensi) Di Dusun 1 Desa Kembangseri Kecamatan Talang Empat Bengkulu Tengah Tahun 2015. Departemen Fisiologi Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Bengkulu. 2015
  11. Imelda. Sjaaf F, Puspita. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Air Dingin Lubuk Minturun. Heme. 2020;2(2):68-77
  12. Sasmita W, Utomo W, Nauli F. Hubungan Dukungan Keluarga Dan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi Dengan Kualitas Hidup Lansia Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas. Jurnal Ilmu Kesehatan UMC. 2021;10(2):1-10
  13. Anwar k, masnina r. Hubungan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi denganTekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Air Putih Samarinda. Borneo Student Research. 2019:494-501

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.