skip to main content

DESAIN KESIAPSIAGAAN TANGGAP DARURAT KEBAKARAN DI PASAR TRADISIONAL BOJA KABUPATEN KENDAL 2021

*Pramudya Fahry Adhiatma orcid scopus publons  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, Jl. Prof. H. Soedarto, S.H.,Tembalang, Semarang, Indonesia | Universitas Diponegoro, Indonesia
Bina Kurniawan  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, Jl. Prof. H. Soedarto, S.H.,Tembalang, Semarang, Indonesia | Universitas Diponegoro, Indonesia
Ekawati Ekawati  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, Jl. Prof. H. Soedarto, S.H.,Tembalang, Semarang, Indonesia | Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Boja Market is the main market in Boja District, Kendal, Central Java. Products from agriculture (fruits and vegetables) as well as industrial goods (clothing and electronics) can be sold in this market. Boja Market experienced a fire accident in 2007. As a result, traders suffered losses in the form of burned goods and trading activities in the market were hampered because traders lost their places to trade. Therefore, it is necessary to do fire prevention efforts to prevent fires from occurring. The purpose of this study was to design fire prevention efforts in the Boja Traditional Market, Kendal Regency based on the standard. This research is qualitative descriptive research. The research uses in-depth interviews and field observations, then the existing data is compared with standards for further analysis and design processes. The variable in this study is fire prevention efforts, includes: fire management and fire fighting facilities. The results of the study carried out a comparative analysis with applicable regulatory standards. The proposed design for supporting fire prevention efforts include: organizational structure for fire prevention, standard operating procedures for fire prevention and design of fire facilities layout plans. Traditional Boja Market, Kendal Regency, has carried out fire prevention efforts but has not been maximized so that researchers provide suggestions in the form of designs that are expected to be applied in the market.
Fulltext View|Download
Keywords: Fire; Market; Fire Fighting Effort Design; Fire Protection System

Article Metrics:

  1. Lestari, T. & Trisyulianti, Erlin. (2009). Hubungan Keselamatan dan Kesehatan (K3) dengan Produktivitas Kerja Karyawan (Studi Kasus: Bagian Pengolahan PTPN VIII Gunung Mas, Bogor)
  2. Brata, Ida B. "Pasar Tradisional Di Tengah Arus Budaya Global." Jurnal Ilmu Manajemen Mahasaraswati, vol. 6, no. 1, 2016
  3. WIDHIANTO, Wisnu; RAHDRIAWAN, Mardwi. PERAN PASAR BOJA TERHADAP KONDISI PEREKONOMIAN WILAYAH SEKITAR (Studi Kasus Pasar Boja Kecamatan Boja). Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota), [S.l.], v. 2, n. 3, p. 820-830, aug. 2013. ISSN 2338-3526
  4. Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Definisi dan Jenis bencana. ( http://www.bnpb.go.id/pengetahuan-bencana/definisi-dan-jenis-bencana)
  5. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 20/PRT/M/2009. Pedoman Teknis Managemen Proteksi Kebakaran di Perkotaan. 2009
  6. Furry Dyah Ratnasari Putri, “Desain Upaya Penanggulangan Kebakaran Di Pasar Klewer Surakarta Berdasarkan Standar Yang Berlaku.” Skripsi 2008
  7. Riyanto, “Dukungan Pengelola Pasar Terhadap Peran Pedagang Dalam Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Kebakaran Di Pasar Tradisional Bulu Kota Semarang” 2016
  8. Afifah Nada Pratiwi ANALISIS MANAJEMEN SISTEM KEBAKARAN DI PASAR PETERONGAN KOTA SEMARANG. Under Graduates thesis, UNNES. 2020
  9. Mardhanu, Dhanang Andrian. “ASSESSMENT RISIKO KEBAKARAN DI PASAR WELERI KOTA SEMARANG.” 2008
  10. Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern
  11. National Fire Protection Association, NFPA. All About Fire. 2008
  12. Ramli, Soehatman. “Petunjuk Praktis Manajemen Kebakaran (fire management).” Jakarta: Dian Rakyat 2010
  13. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum nomor: 26/PRT/M/2008 tentang persyaratan teknis Sistem proteksi kebakaran pada bangunan gedung dan lingkungan
  14. Prapto Kartoatmodjo. Pencegahan Dan Penanggulangan Kebakaran Pada Bangunan-Bangunan. Jakarta : PT . Bina Aman Santosa 1989
  15. Departemen Tenaga Kerja RI.1999. Keputusan Menteri Tenaga Kerja No 186/MEN/1999 Tentang Unit Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja. Jakarta : Depnaker RI
  16. Kurniawati, Dewi. Keselamatan dan Kesehatan Kerja. PT. Aksara Sinergi Media: Cetakan Pertama: Surakarta. 2013
  17. Australasian Fire Authorities Council Limited. Respond to wildfire. East Melbourne Victoria: AFAC Limited (2005)
  18. Teie W.C. , Fire officers handbook on wildland firefighting, Rescue, California, United States of America: Deer Valley Press (1997)
  19. Instruksi Menteri Tenaga Kerja Nomor 11 Tahun 1997 tentang Pangawasan Khusus K3 Penanggulangan Kebakaran
  20. Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Nomor Per-04/Men/1980 Tentang Syarat-Syarat Pemasangan Dan Pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan. 1980
  21. SNI 03-1746-2000. Tata Cara Perencanaan Dan Pemasngan Sarana Jalan Keluar Untuk Penyelamatan Terhadap Bahaya Kebkaaran Pada Bangunan Gedung, 2000
  22. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 14/PRT/M/2017 Tentang Persyaratan Kemudahan Bangunan Gedung. 2017
  23. Moleong, Lexy J. Metode Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya. 2013
  24. Yatim Riyanto, Metodologi Penelitian Pendidikan.Surabaya : Penerbit SIC, 2010
  25. Moh. Nazir. Metodologi Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia, 1988
  26. Zed, Mestika. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia. 2008
  27. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 25/PRT/M/2008 Tentang Pedoman Teknis Penyusunan Rencana Induk Sistem Proteksi Kebakaran, 2008
  28. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 52 Tahun 2011 Tentang Standar Operasional Prosedur Di Lingkungan Pemerintah Provinsi Dan Kabupaten/Kota. 2011

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.