FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MOTIVASI PERAWAT DALAM PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT X KOTA SEMARANG

*Deskania Anggia Paramita  -  Mahasiswa Peminatan Administrasi Kebijakan dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
Septo Pawelas Arso  -  Bagian Administrasi Kebijakan dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
Aditya Kusumawati  -  Bagian Administrasi Kebijakan dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
Received: 7 Jul 2020; Published: 2 Nov 2020.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Kejadian Tidak Diharapkan pada rumah sakit X Kota Semarang tahun 2015 - 2017 memiliki kecenderungan tren meningkat dan pada tahun 2018, terdapat kejadian sentinel dengan kasus yang sama pernah terjadi di tahun 2015.Rumah Sakit X Kota Semarang telah mengadakan program untuk memotivasi perawat agar melaporkan IKP, namun program tersebut belum sepenuhnya memotivasi perawat dalam pelaporan IKP. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor - faktor yang berhubungan dengan motivasi perawat dalam pelaporan insiden keselamatan pasien. Metode penelitian ini metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional . Lokasi penelitian pada unit rawat inap Rumah Sakit X Kota Semarang dengan sampel responden sebanyak 6 perawat. Hasil univariat menunjukkan bahwa tanggung jawab, pengakuan, kebijakan, kondisi kerja dan insentif berada pada kategori kurang baik sedangkan prestasi, hubungan interpersonal dan supervisi berada pada kategori baik. Analisis bivariar dengan menggunakan chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan dengan motivasi perawat dalam pelaporan IKP meliputi tanggung jawab (P value=0,000), pengakuan (P value=0,001), kebijakan (P value=0,002) dan kondisi kerja (P value = 0,002). Prestasi (P value = 0,087), Hubungan Interpersonal (P value = 0,364), Supervisi (P value = 0,234) dan Insentif (P value = 1,000) tidak memiliki hubungan. Hal ini disebabkan karena masih adanya stigma yang kurang di lingkungan, kurangnya tanggung jawab, kurangnya sosialisasi kebijakan dan kondisi kerja yang kurang. Rumah sakit X Kota Semarang dapat mengadakan pelatihan safety culture untuk meminimalisir blaming culture , meningkatkan tanggung jawab perawat, mengevaluasi program untuk meningkatkan motivasi perawat dalam pelaporan insiden keselamatan pasien, mensosialisasikan kebijakan dan memonitoring kondisi kerja untuk pelaporan

Keywords: patient safety incident report; nurse motivation

Article Metrics:

  1. Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009
  2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Keselamatan Pasien. Jakarta
  3. Syam, Nur Syarianingsih. Implementasi Budaya Keselamatan Pasien Oleh Perawat di Rumah Sakit Ibnu Sina di Makasar.Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat ISSN: 1978 - 0575.Volume 11, Issue 2 pp. 174 ~ 180.2017
  4. Hughes R. Patient safety and quality: An evidence-based handbook for nurses Rockville: Agency for Healthcare Research and Quality; 2008
  5. Komite Keselamatan Rumah Sakit (KKP-RS) PERSI. Pedoman Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien. Jakarta; 2008
  6. Komite Akreditasi Rumah Sakit. Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit Edisi 1. [Online].; 2017 [cited 15 Maret 2018. Available from: http://www.pdpersi.co.id/kanalpersi/manajemen_mutu/data/snars_edisi1.pdf
  7. Gibson JL JMI,JHD. Perilaku struktur proses organisasi. (Jilid I Edisi kedelapan Bahasa) AN, editor. Jakarta: Bina Rupa Aksara; 1996
  8. Azwar, Azrul. Pengantar administrasi kesehatan edisi ketiga. Jakarta: Binarupa Aksara. 1996.
  9. Herzberg.The Motivation to work. John Willey and Sons, Inc. 1966
  10. Sri, Komang Menik. Hubungan Motivasi Dan Komitmen Kerja Perawat Dengan Penerapan Keselamatan Pasien Di Ruang Intensif Rsup Sanglah Denpasar. Denpasar. Universitas Udayana. 2015.
  11. Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit. Pedoman Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien (IKP). 2015
  12. Damayanti Sisvana. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Motivasi Kerja Pegawai Tetap di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur Tahun 2014. Jurnal ARSI Volume 2 Nomor 2. 2016
  13. Cahyani, Intan Dwi. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Motivasi Kerja pada Perawat Rumah Sakit Jiwa (Studi Pada Bangsal Kelas III RSJD Dr.Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah). Jurnal Kesehatan Masyarakat. Volume 4, Nomor 2.(ISSN: 2356-3346). 2016
  14. Aswat Bustanul. Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Motivasi Kerja Perawat di Unit Rawat Inap RSUD Puri Husada Tembilahan Kabupaten Inderagiri Hilir Riau Tahun 2010. Tesis. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. 2010
  15. Utami Retno. Hubungan Motivasi Perawat dengan Pelaksanaan Prinsip 12 Benar dalam Pemberian Obat di Ruang Rawat Inap RSU dr. H. Koesnadi Bondowoso. e-Jurnal Pustaka Kesehatan, vol.3 (no.3). 2015
  16. Bardan Rosita Jayanti. Analisis Penerapan Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Inche Abdoel Moeis Tahun 2017. Tesis. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Hasanudin 2017.
  17. Amalia. Analisis Motivasi Kerja Tenaga Perawat Unit Rawat Inap Di RS Pelabuhan Jakarta Tahun 2008. Tesis. FKM UI. 2008
  18. Mangkunegara, AA. Anwar Prabu. Manajemen Sumber Daya Perusahaan. PT Remaja Rosdakarya, Bandung. 2005
  19. Notoatmodjo, S. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta : Rineka. 2007
  20. Badi'ah Atik, Ni Ketut Mendri, dkk. Hubungan Motivasi Perawat dengan Kinerja Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Daerah Panembahan Senopati Bantul Tahun 2008. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan. Vol. 12, No. 2. Hal 74-82. 2008
  21. Nurhayani. S. Analisis Faktor-Faktor Motivasi Kerja Yang Mempengaruhi Kinerja Perawat Di Ruang Rawat Inap RSUD Kabupaten Bantul,Karya Tulis Ilmiah, Prodi Ilmu Keperawatan, FKUGM, Yogyakarta, 2002
  22. Gustin Rahmi Kurnia, Yuhendri Putra. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Motivasi Kerja Pegawai Di Puskesmas Kuamang Kecamatan Panti Tahun 2016.Jurnal Kesehatan STIKes Prima Nusantara Bukittinggi, Vol. 8 No. 1. 2017
  23. Renggayuni Annisa. Motivasi Eksternal Perawat Dalam Menerapkan Patient Safety. Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. 2016
  24. Nursalam. Proses dan Dokumentasi Keperawatan Konsep dan Praktek. Salem Medika. Jakarta 2007
  25. Titis Sumirat. Hubungan Motivasi Kerja Perawat dengan Mutu Pendokumentasian Asuhan Keperawatan RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta. Naskah Publikasi. Ilmu Keperawatan. Stikes 'Aisyiyah Yogyakarta. 2014