skip to main content

LITERATURE REVIEW : FAKTOR RISIKO KEJADIAN CARPAL TUNNEL SYNDROME (CTS) PADA PEKERJA

*Ryzki Tri Utamy  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, Indonesia
Bina Kurniawan  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, Indonesia
Ida Wahyuni  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 19 Jun 2020; Published: 28 Aug 2020.

Citation Format:
Abstract

Abstrak: Carpal Tunnel Syndrome (CTS) adalah kelainan tulang yang disebabkan oleh gerakan berulang dan posisi statis dalam jangka waktu lama yang memengaruhi suplai darah ke pergelangan tangan, tangan, dan saraf. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko terjadinya CTS pada pekerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (literature review) secara kuantitatif. Literatur dilakukan secara online melalui beberapa website atau situs internet terpercaya seperti Sciendirect, PUBMed dan Google Scholar. Penelitian ini dilakukan terhadap 20 artikel yang terdiri dari 14 artikel nasional dan 6 artikel internasional. Hasil penelitian terhadap 20 artikel menunjukkan bahwa faktor pekerjaan (getaran, gerakan berulang, postur tangan yang aneh, masa kerja) dan faktor non pekerjaan (umur, jenis kelamin, status gizi (IMT), merokok, riwayat penyakit) mempengaruhi kejadian CTS pada pekerja. Faktor okupasi memiliki hubungan yang kuat dengan kejadian CTS adalah gerakan berulang. Sedangkan faktor non okupasi yang memiliki hubungan kuat dengan kejadian CTS adalah jenis kelamin.


Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Research Instrument
Untitled
Subject
Type Research Instrument
  Download (388KB)    Indexing metadata
Keywords: Carpal Tunnel Syndrome; occupational factors; nonoccupational factors

Article Metrics:

  1. Anonim. Skripsi. Diakses dari http://eprints.ums.ac.id/35783/10/BAB%20II.pdf pada tanggal 4 Oktober 2019
  2. Agustin, C. P. M. (2014). Hubungan Masa Kerja Dan Sikap Kerja Dengan Kejadian Sindrom Karpal Pada Pembatik CV. Pusaka Beruang Lasem. Unnes Journal of Public Health, 3(4)
  3. Alhusain, F. A., et al. (2019). Prevalence of carpal tunnel syndrome symptoms among dentists working in Riyadh. Annals of Saudi medicine, 39(2), 104–111. https://doi.org/10.5144/0256-4947.2019.07.03.1405
  4. Nadhifah, J., Hartanti, R. I., & Indrayani, R. (2019). Keluhan Carpal Tunnel Syndrome pada Pekerja Sortasi Daun Tembakau (Studi di Gudang Restu I Koperasi Agrobisnis Tarutama Nusantara Jember). Jurnal kesehatan, 6(1), 18-26
  5. Rusdi, Y., & Koesyanto, H. (2019). Hubungan Antara Getaran Mesin Produksi dengan Carpal Tunnel Syndrome. KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2)
  6. Permenaker No 13 Tahun 2011 Tentang NAB Faktor Fisika dan Kimia di Tempat Kerja
  7. Mallapiang, F., & Wahyudi, A. A. (2015). Gambaran Faktor Pekerjaan dengan Kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS) pada Pengrajin Batu Tatakan di Desa Lempang Kec. Tanete Riaja Kabupaten Barru Tahun 2015. Al-sihah: The Public Health Science Journal, 7(1)
  8. Selviyati, V., Camelia, A., & Sunarsih, E. (2016). Analisis Determinan Kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS) Pada Petani Penyadap Pohon Karet Di Desa Karang Manik Kecamatan Belitang Ii Kab. Oku Timur. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 7(3)
  9. Bahrudin, M., dkk. (2016). Hubungan masa kerja dengan kejadian cts pada pekerja pemetik daun teh. Saintika Medika: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Keluarga, 12(1), 24-29
  10. Setyawan, H. (2017). Risk Factors of Carpal Tunnel Syndrome in Food-Packing Worker Karanganyar. Kesmas: National Public Health Journal, 11(3), 123-126
  11. Riccò, M., & Signorelli, C. (2017). Personal and occupational risk factors for carpal tunnel syndrome in meat processing industry workers in Northern Italy. Personal and occupational risk factors for carpal tunnel syndrome in meat processing industry workers in Northern Italy. Medycyna pracy, 68(2),199–209. https://doi.org/10.13075/mp.5893.00605
  12. Widajati, N., & Pangestuti, A. A. (2014).Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Carpal Tunnel Syndrome pada Pekerja Gerinda di PT Dok dan Perkapalan Surabaya. Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 3(1), 3807
  13. Edi, D. W. R., dkk (2015). Hubungan Diabetes Melitus Terhadap Kejadian Sindroma Terowongan Karpal Di RS Bethesda Yogyakarta. Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana, 1(1), 62-69
  14. Guan, W., et al. (2018). Case-control study on individual risk factors of carpal tunnel syndrome. Experimental and therapeutic medicine, 15(3), 2761–2766. https://doi.org/10
  15. /etm.2018.5817
  16. Septiawati, D., Hasyim, H., & Najmah, N. (2013). Faktor Risiko Ergonomi Saat Mengetik Dan Hubungannya Dengan Carpal Tunnel Syndrome. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 4(3)
  17. Qoribullah, F. (2020). Hubungan Getaran Lengan-Tangan Dengan Keluhan CTS Pada Pekerja Home Industry Pandai Besi Di Kec. Sokobanah Sampang. Medical Technology and Public Health Journal, 4(1), 38-45
  18. Farhan, F. S. (2018). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Timbulnya Carpal Tunnel Syndrome pada Pengendara Ojek. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS. Dr. Soetomo, 4(2), 123-133
  19. Saerang, D., Kembuan, M., & Karema, W. (2015). Insiden carpal tunnel syndrome berdasarkan anamnesis pada karyawan bank di kota bitung sulawesi utara. e-CliniC, 3(1)
  20. Setyowati, D. L., dkk. Carpal Tunnel Syndrome (CTS) Among Onion Skin Peeler Worker at Segiri Samarinda, East Kalimantan. Kes Mas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Daulan, 9(2), 25032
  21. Petit, A., et al. (2015). Risk factors for carpal tunnel syndrome related to the work organization: a prospective surveillance study in a large working population. Applied ergonomics, 47, 1–10. https://doi.org/10.1016/j.apergo.2014.08.007
  22. El-Helaly, M., et al. (2017). Carpal tunnel syndrome among laboratory technicians in relation to personal and ergonomic factors at work. Journal of occupational health, 59(6), 513–520. https://doi.org/10.1539/joh.16-0279-OA
  23. Raman, S. R., et al. (2012). Prevalence and risk factors associated with self-reported carpal tunnel syndrome (CTS) among office workers in Kuwait. BMC research notes, 5, 289. https://doi.org/10.1186/1756-0500-5-289

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.