Kepadatan Larva di Kelurahan Endemis Tinggi Kelurahan Tembalang Kota Semarang : Studi Pendahuluan Cross Sectional Deskriptif

*Diah Palupi Indarti  -  , Indonesia
Martini Martini  -  , Indonesia
Sri Yuliawati  -  , Indonesia
Received: 24 Jun 2019; Published: 24 Jun 2019.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Abstract.Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an acute fever that can cause death. Tembalang Village is the highest urban village with Incidence Rate (IR) compared to other villages in Tembalang District in 2017. DHF events are influenced by various factors, one of the factors is the presence of containers around the community that are suitable for breeding Aedes spp. The type of this research is observational analytic with cross sectional study design. The sample used is a house that is at risk of dengue incidence with a total sample of 20 houses in August and 33 houses in December. The results of the descriptive analysis of entomological surveys were obtained in August HI = 35%; CI = 52.17% and BI = 60%; with Density Figure (DF) of 6.6 (high larval density) while in December HI = 33.33%; CI = 7.82% and BI = 42.42%; with DF of 4.3 (medium larval density). So it can be concluded that the Tembalang Village has medium-high larval density.

 

Abstrak.Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit demam akut yang dapat menyebabkan kematian. Kelurahan Tembalang merupakan kelurahan dengan Incidence Rate (IR) tertinggi dibandingkan kelurahan lain di Kecamatan Tembalang pada tahun 2017. Kejadian DBD dipengaruhi berbagai faktor, salah satu faktornya adalah keberadaan kontainer di sekitar lingkungan masyarakat yang cocok bagi perkembangbiakan Aedes spp. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain studi cross sectional. Sampel yang digunakan adalah rumah yang berisiko terhadap kejadian DBD dengan jumlah sampel sebanyak 20 rumah pada bulan Agustus dan 33 rumah pada bulan Desember. Hasil analisis deskripsitf survei entomologi didapatkan pada bulan Agustus HI = 35%; CI = 52,17% dan BI = 60%; dengan Density Figure (DF) sebesar 6,6 (kepadatan larva tinggi) sedangkan pada bulan Desember HI = 33,33%; CI = 7,82% dan BI = 42,42%; dengan DF sebesar 4,3 (kepadatan larva sedang). Sehingga dapat disimpulkan bahwa Kelurahan Tembalang memiliki kepadatan larva sedang-tinggi. 

Keywords: DHF, Tembalang Village, Entomological Survey ; DBD, Kelurahan Tembalang, Status Entomologi

Article Metrics: