HUBUNGAN BEBERAPA FAKTOR GIZI DAN KEMOTERAPI DENGAN STATUS GIZI PENDERITA KANKER (Studi Kasus di Instalasi Rawat Jalan Poli Onkologi RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Kabupaten Sragen Tahun 2017)

*Anggita Habsari -  , Indonesia
Siti Fatimah Pradigdo -  , Indonesia
Ronny Aruben -  , Indonesia
Published: 1 Oct 2017.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Gizi Kesehatan Masyarakat
Full Text:
Statistics: 271 1939
Abstract

Penderita kanker yang melakukan kemoterapi berisiko mengalami penurunan berat badan yang drastis, disebabkan karena efek samping terapi pengobatan maupun hipermetabolisme tubuh. Penderita kanker di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro cukup banyak dengan rata-rata kunjungan 22 orang per hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beberapa faktor gizi dan kemoterapi terhadap status gizi penderita kanker di Instalasi Rawat Jalan Poli Onkologi RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Kabupaten Sragen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling, dengan responden sebanyak 70 orang. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner pengetahuan gizi dan formulir recall 2x24 jam konsumsi gizi, kemudian diolah dengan aplikasi nutrisurvey. Data dianalisis dengan uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan 61,4% responden mempunyai tingkat pengetahuan gizi yang tergolong baik. Sebanyak 88,6% responden mempunyai Tingkat Kecukupan Energi (TKE) yang kurang dan 48,6% responden mempunyai tingkat kecukupan Vitamin A yang kurang. Sebesar 51,4% responden mempunyai Tingkat Kecukupan Protein (TKP) berlebih dan 77,1% responden mempunyai tingkat kecukupan vitamin C berlebih. Sebesar 42,9% responden mempunyai Indeks Massa Tubuh (IMT) tergolong underweight dan sebesar 54,3% responden sedang menjalani kemoterapi siklus 1. Ada hubungan tingkat pengetahuan gizi dengan TKE (ρ=0,440, p=0,001) dan TKP (ρ=0,440, p=0,001) serta ada hubungan antara TKE (ρ=0,333, p=0,005), TKP (ρ=0,440, p=0,001) dan siklus kemoterapi (ρ=0,721, p=0,001) dengan IMT penderita kanker. Penelitian ini merekomendasikan penderita kanker untuk meningkatkan konsumsi buah 2-3 porsi dan sayur 3-4 porsi sehari untuk meningkatkan asupan antioksidan.

Keywords
Kanker, Kemoterapi, Indeks Massa Tubuh (IMT), Asupan Zat Gizi, Sragen.

Article Metrics: