GAMBARAN PEMANFAATAN BILIK LAKTASI DI SARANA UMUM KOTA SEMARANG TAHUN 2015

*Rify Rosmahelfi -  , Indonesia
Received: 22 Jun 2016; Published: 13 Dec 2017.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Gizi Kesehatan Masyarakat
Full Text:
Statistics: 50 67
Abstract

Bilik laktasi merupakan ruangan yang disediakan untuk ibu memerah dan menyusui bayinya. Penyediaan bilik laktasi di sarana umum merupakan salah satu dukungan kepada ibu untuk menyusui bayinya saat berada di luar ruangan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan gambaran pemanfaatan bilik laktasi di tempat perbelanjaan (sarana umum X) di Kota Semarang tahun 2015. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan utama pada penelitian ini adalah 8 ibu dengan membawa bayi atau batita yang pernah dan belum pernah memanfaatkan bilik laktasi, dengan informan triangulasi yaitu pengelola/penanggungjawab bilik laktasi di sarana umum X dan di salah satu rumah sakit Kota Semarang. Serta pihak yang ikut terlibat dalam pembuatan Peraturan Gubernur Provinsi Jawa Tengah Nomor 56 tahun 2011 dan Peraturan Walikota Semarang Nomor 7 tahun 2013 tentang Program PP-ASI (Peningkatan Pemberian ASI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pemanfaatannya dipengaruhi oleh faktor kebutuhan ibu, apabila ibu ingin menyusui bayinya membutuhkan dan mengetahui posisi bilik laktasi, maka ibu akan memanfaatkannya. Kesimpulannya adalah  pemanfaatan bilik laktasi belum maksimal karena dari 8 informan, hanya 4 informan yang mengetahui tersedianya bilik laktasi dan mengerti manfaatnya, namun hanya 1 informan yang pernah menggunakan bilik laktasi untuk menyusui bayinya. Bilik laktasi seharusnya terdapat di seluruh sarana umum Kota Semarang. Bagi sarana umum yang telah menyediakan, harus lebih melakukan promosi dan sosialisasi bilik laktasi.

Keywords
Bilik Laktasi, ASI, Sarana Umum, Peraturan Daerah

Article Metrics: