BibTex Citation Data :
@article{JIAB49071, author = {Nazwa Yudithya and Cecep Barkah and Lina Auliana and Tetty Herawaty}, title = {Analisis Pemasaran Politik di Instagram: Studi Kasus Kampanye Digital Ridwan Kamil-Suswono dalam Pilkada 2024}, journal = {Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis}, volume = {15}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {Analisis Konten; Kampanye Digital; Instagram; Pemasaran Politik; Analisis Jaringan Sosial}, abstract = { Abstract: This study examines the effectiveness of the Ridwan Kamil-Suswono digital political campaign on Instagram, focusing on how it builds political awareness, enhances the candidates' image, and attracts voter support. The research employs a qualitative approach with Social Network Analysis (SNA) to map the relationships and interactions among key figures in the campaign, such as influencers, the candidates, and their supporters. Additionally, content analysis is performed on 10 Instagram posts to identify the core messages regarding social welfare, education, sports, and religious engagement. The findings show that the campaign effectively utilized multimedia content to reach diverse audience segments, creating positive interactions and engagement through comments and other responses. The study concludes that digital campaigns, particularly those on Instagram, require not only strategic content creation but also active audience engagement to ensure a successful political communication strategy. Abstraksi: Penelitian ini mengkaji efektivitas kampanye politik digital pasangan Ridwan Kamil-Suswono di Instagram, dengan fokus pada bagaimana kampanye ini membangun kesadaran politik, memperkuat citra calon, dan menarik dukungan pemilih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Analisis Jaringan Sosial (SNA) untuk memetakan hubungan dan interaksi antara aktor kunci dalam kampanye, seperti influencer, calon, dan pendukung mereka. Selain itu, analisis konten dilakukan pada 10 postingan Instagram untuk mengidentifikasi pesan-pesan inti terkait dengan kesejahteraan sosial, pendidikan, olahraga, dan keterlibatan agama. Temuan menunjukkan bahwa kampanye ini memanfaatkan konten multimedia dengan efektif untuk menjangkau berbagai segmen audiens, menciptakan interaksi positif melalui komentar dan respons lainnya. Studi ini menyimpulkan bahwa kampanye digital, khususnya yang dilakukan di Instagram, memerlukan tidak hanya pembuatan konten yang strategis, tetapi juga keterlibatan aktif dengan audiens untuk memastikan strategi komunikasi politik yang sukses. }, issn = {2746-1297}, pages = {504--515} doi = {10.14710/jiab.2026.49071}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jiab/article/view/49071} }
Refworks Citation Data :
Abstract: This study examines the effectiveness of the Ridwan Kamil-Suswono digital political campaign on Instagram, focusing on how it builds political awareness, enhances the candidates' image, and attracts voter support. The research employs a qualitative approach with Social Network Analysis (SNA) to map the relationships and interactions among key figures in the campaign, such as influencers, the candidates, and their supporters. Additionally, content analysis is performed on 10 Instagram posts to identify the core messages regarding social welfare, education, sports, and religious engagement. The findings show that the campaign effectively utilized multimedia content to reach diverse audience segments, creating positive interactions and engagement through comments and other responses. The study concludes that digital campaigns, particularly those on Instagram, require not only strategic content creation but also active audience engagement to ensure a successful political communication strategy.
Abstraksi: Penelitian ini mengkaji efektivitas kampanye politik digital pasangan Ridwan Kamil-Suswono di Instagram, dengan fokus pada bagaimana kampanye ini membangun kesadaran politik, memperkuat citra calon, dan menarik dukungan pemilih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Analisis Jaringan Sosial (SNA) untuk memetakan hubungan dan interaksi antara aktor kunci dalam kampanye, seperti influencer, calon, dan pendukung mereka. Selain itu, analisis konten dilakukan pada 10 postingan Instagram untuk mengidentifikasi pesan-pesan inti terkait dengan kesejahteraan sosial, pendidikan, olahraga, dan keterlibatan agama. Temuan menunjukkan bahwa kampanye ini memanfaatkan konten multimedia dengan efektif untuk menjangkau berbagai segmen audiens, menciptakan interaksi positif melalui komentar dan respons lainnya. Studi ini menyimpulkan bahwa kampanye digital, khususnya yang dilakukan di Instagram, memerlukan tidak hanya pembuatan konten yang strategis, tetapi juga keterlibatan aktif dengan audiens untuk memastikan strategi komunikasi politik yang sukses.
Article Metrics:
Last update: