skip to main content

ANALISIS BIOEKONOMI RAJUNGAN (Portunus pelagicus) MENGGUNAKAN PENDEKATAN SWEPT AREA DAN GORDON-SCHAEFER DI PERAIRAN DEMAK

*Ika Istikasari  -  Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Abdul Kohar Mudzakir  -  Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Dian Wijayanto  -  Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kepadatan stok dan biomassa rajungan, menganalisis kondisi Maximum Sustainable Yield (MSY), Maximum Economic Yield (MEY), dan Open Access Equilibrium (OAE) rajungan di perairan Demak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang di dasarkan pada studi kasus. Keterbatasan data dalam penelitian, khususnya data jumlah produksi dan upaya penangkapan (jumlah trip), maka penelitian ini mengkombinasikan pendekatan  swept area dan model Gordon-Schaefer. Hasil penelitian  menunjukkan kepadatan stok sebesar 0,04249991 ton/km2 dan biomassa sebesar  10,06276 ton. Produksi optimal (Copt) pada Maximum Sustainable Yield  (MSY) sebesar  5.120 kg/tahun dan effort optimal (Eopt) sebesar 128 trip/tahun. Produksi optimal (Copt) pada Maximum Economic Yield (MEY) sebesar 5.114 kg/tahun dan effort optimum (Eopt) sebesar 124 trip/tahun. Produksi optimal (Copt) pada Open Access  Equilibrium (OAE) sebesar  693 kg/tahun  dan effort optimum (Eopt) sebesar 247 trip/tahun.  Hasil penelitian membuktikan jika eksploitasi sumberdaya rajungan di perairan Demak mengindikasikan indikator overfishing.

 

The research objective were to measure a stock density, and biomass, and to also analys MSY, MEY, and OAE of blue swimming crab (Portunus pelagicus) in  Demak  seawaters. The research used descriptif method based on case study. This research have limited data, especially catch and effort data, so this research combine swept area and Gordon-Schaefer model approach. The research proved the stock density of 0.04249991 tonnes/km2, biomass of 10.06276 tonnes, CMSY of 5,120 kg/year, EMSY of 128 trips/year, CMEY of 5,114 kg/year, EMEY of 124 trips/year, COAE of 693 kg/year and EOAE of 247 trips/year of BSC. The research also proved if the exploitation of BSC in Demak seawater indicates of overfishing level.

Fulltext View|Download
Keywords: Rajungan; MSY; MEY; OAE

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.