skip to main content

ANALISIS PEMASARAN HASIL TANGKAPAN KAKAP MERAH (Lutjanus sp.) DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA BRONDONG, LAMONGAN, JAWA TIMUR

*Anis Syahfitri Rilia Giamurti  -  Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Azis Nur Bambang  -  Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Aristi Dian Purnama Fitri  -  Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Kakap merah (Lutjanus sp.) merupakan komoditas ekspor dengan harga rata-rata tertinggi pada tahun 2014 di PPN Brondong yaitu Rp. 55.558. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis tipe distribusi, marjin dan efisiensi pemasaran setiap lembaga pemasaran di TPI lama PPN Brondong. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Metode snowball sampling digunakan dalam penelitian ini. Analisis  data yang dilakukan meliputi aspek teknis, ekonomi dan pemasaran. Alat penangkapan Kakap merah adalah Cantrang, Pancing rawai dan Pancing ulur. Daerah penangkapan Kakap merah berada disekitar perairan Jawa Timur, Pulau Bawean dan Kepulauan Masalembu. Tipe distribusi pemasaran dalam penelitian adalah distribusi semi langsung dan tidak langsung. Tipe pasar dalam penelitian ini adalah pasar oligopsoni. Marjin pemasaran Kakap merah pada tipe distribusi 1: pedagang pengecer Rp. 9.275, tipe distribusi 2: pedagang pengumpul Rp. 2.594, pada pabrik pengolah ikan Rp. 43.000 dan pada eksportir Rp. 38.000. Efisiensi pemasaran tipe distribusi 1, pedagang pengecer : nilai efisiensi pemasaran 0,04, fisherman’s share : 71,83 % sedangkan tipe distribusi 2, pedagang pengumpul : efisiensi pemasaran 0,03, fisherman’s share : 95,65 %, pabrik pengolah ikan: fisherman’s share : 57 % dan eksportir: efisiensi pemasaran 0,35,  fisherman’s share : 62,50 %.

 

Red snapper (Lutjanus sp.) is one of export commodities wich have highest average price in 2013 in Brondong Archipelagic Fishing Port Rp. 55.558. The objective of this research were to know and analyze marketing distribution, margins and efficiency in each marketing agencies in the old Fish Auction Place of Brondong Archepelagic Fishing Port. This research use descriptive method. Snowball sampling method was used on this research. The data analysis were technical, economic and marketing aspects. Red snappers are cathed by Boat seines, Long line and Hand line. Red snapper fishing ground areas were arround the East Java sea, Bawean and Masalembu Islands. Marketing distribution type in this research were semi-direct and indirect distribution. Market type of this research was oligopsoni market. Marketing margin on distribution type 1: retailers Rp. 9275,  on  distribution type 2: whole seller Rp. 2.594, 29, at the fish processing plant Rp. 43.000, at the exporter Rp. 36.000. Marketing efficiency on distribution type 1, retailers: marketing efficiency 0,04, fisherman's share: 71.83% while on distribution type 2, whole seller: marketing efficiency 0,03, fisherman's share: 95.65%, at the fish processing plant fisherman's share: 57%, exporter: marketing efficiency 0,35, fisherman's share: 62.50%.

Fulltext View|Download
Keywords: Pemasaran; Marjin; Efisiensi; Kakap merah

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.