skip to main content

ANALISIS PERSEPSI DAN PARTISIPASI NELAYAN TERKAIT KEBIJAKAN IZIN BERUSAHA PERIKANAN TANGKAP MELALUI SISTEM ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) BAGI NELAYAN DI PPP (PELABUHAN PERIKANAN PANTAI) KLIDANG LOR, KECAMATAN BATANG, KABUPATEN BATANG

*Adelia Candra Putri  -  Departemen Perikanan Tangkap, Indonesia
Bambang Argo Wibowo  -  Departemen Perikanan Tangkap
Imam Triarso  -  Departemen Perikanan Tangkap

Citation Format:
Abstract
Online Single Submission yang selanjutnya disingkat OSS adalah Perizinan Berusaha yang diterbitkan oleh Lembaga OSS melalui sistem elektronik yang terintegrasi. Sistem OSS merupakan upaya pemerintah dalam menyederhanakan perizinan berusaha dan menciptakan model pelayanan perizinan terintegrasi yang cepat dan murah. Tetapi dalam beberapa kasus dijumpai bahwa nelayan merasa kesulitan dengan adanya sistem OSS untuk perijinan. Hal tersebut dikarenakan tingkat pengetahuan dan pemahaman nelayan terhadap teknologi masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan partisipasi nelayan di PPP Klidang Lor terhadap sistem OSS yang ditetapkan sebagai sistem dalam perijinan usaha perikanan tangkap. Analisis persepsi dan partisipasi nelayan menggunakan indikator Skala Likert. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang bersifat studi kasus dengan pendekatan kuantitatif. Populasi adalah pemilik kapal atau nelayan di PPP Klidang Lor, yang telah aktif terdaftar dalam verifikasi perijinan dalam sistem OSS. Jumlah sampel yang diambil berdasarkan rumus slovin yaitu 56 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi langsung di lapangan. Teknik analisis data menggunakan Indikator skor dari Skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi nelayan Klidang Lor terhadap sistem OSS skor rata-rata 154 yang termasuk kriteria cukup baik. Partisipasi nelayan terhadap sistem OSS dengan skor rata 221 yang termasuk kriteria baik berdasarkan rating scale yang telah ditentukan. Sebanyak 29% nelayan tidak setuju dengan adanya sistem OSS, sedangkan 33% nelayan setuju adanya sistem OSS. Nelayan cukup tahu bahwa adanya sistem OSS sebagai sistem perijinan baru, namun pemahaman nelayan terhadap prosedur masig rendah sehingga dianggap menyulitkan. Partisipasi nelayan cukup baik dilihat berdasarkan kepatuhan kelengkapan dokumen dan kesediaan dalam aktifitas pendukung.
Fulltext View|Download
Keywords: Persepsi dan Partisipasi Nelayan; Sistem OSS; PPI Klidang Lor

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.