PENGARUH PERENDAMAN EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle) DENGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA TERHADAP GEJALA KLINIS, KELULUSHIDUPAN, HISTOLOGI DAN PERTUMBUHAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) YANG DIINFEKSI Vibrio harveyi

*Nur Annisa  -  Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
- Sarjito  -  Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Slamet Budi Prayitno  -  Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 29 Aug 2015.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: IND
Statistics: 745 697
Abstract

Bakteri Vibrio harveyi merupakan salah satu agensia penyebab vibriosis yang dapat menyebabkan kematian pada udang, sehingga menimbulkan kerugian secara ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi perendaman ekstrak daun sirih (Piper betle) berbeda terhadap gejala klinis, kelulushidupan, histologi dan pertumbuhan udang Vaname (L. vannamei) yang diinfeksi V. harveyidan mengetahui konsentrasi terbaik dari perendaman ekstrak daun sirih (Piper betle).Udang uji yang digunakan berjumlah 120 ekor dengan ukuran ±7 cm. Penginfeksian V. harveyi sebanyak 0,1 mL dengan konsentrasi 106 CFU/ml pada bagian intramuskular.Pada penelitian ini digunakan konsentrasi ekstrak daun sirih dengan konsentrasi perlakuan 0 ppm, 500 ppm, 800 ppm dan 1100 ppm. Gejala klinis yang muncul adanya warna memerah pada bagian ekor dan telson serta seluruh tubuh, perubahan warna kehitaman pada hepatopankreas serta udang terlihat pasif.  Perendaman (dipping) dilakukan selama 10 menit. Hasil penelitian diperoleh bahwa perendaman ekstrak daun sirih memberikan pengaruh nyata terhadap kelulushidupan dan histopatologi hepatopankreas udang vaname akan tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan udang vaname. Hasil ini juga diperoleh bahwa penggunaan konsentrasi1100 ppmmerupakan konsentrasiekstrak daun sirih terbaik untuk mengobati udang vaname yang terinfeksi V. harveyi.

 

Vibrio harveyi isone of vibriosis agents that couldmass mortality in farmed shrimp, therefore result in significant losses in shrimp farming. The purpose of this researchis to find out the effect of various immersion concentration of betel leaves extract (Piper betle) toward clinical symptoms, survival rate, histology and growth of vannamei (L. vannamei) thatinfectedby V. harveyi and to determine the best concentration of immersion betel leaves extract (Piper betle).Infection was carried out by intramuscular infection of 0,1 ml of 106 CFU/ml V. harveyi. When clinical sign was shown redness on the tail and telson up the whole body flushed, discoloration and shrimp hepatopancreas blackened shrimp ponds passive then soaked with betel extract for 10 minutesThe result of the betel leavesextract immersion that give a significant effect on survival and histopathological hepatopancreas vaname but, it did not significantly affect the growth of shrimp vannamei. The result of this research which are the using concentration 1100 ppm is the best concentration to treat infected white shrimp V. harveyi.

Keywords: Vibrio harveyi; Piper betle; Udang vaname

Article Metrics: