STUDI KASUS KEBERADAAN PENYAKIT IMNV (INFECTIOUS MYONECROSIS VIRUS) PADA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI PERTAMBAKAN PEKALONGAN, JAWA TENGAH

*Humidah Sarah  -  Departemen Akuakultur, Indonesia
Slamet Budi Prayitno  -  Departemen Akuakultur, Indonesia
Alfabetian Harjuno Condro Haditomo  -  Departemen Akuakultur, Indonesia
Published: 28 Aug 2017.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: IND
Statistics: 18 25
Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) menjadi salah satu spesies andalan bagi pertambakan di indonesia. Salah satu kendala pada pembudidaya udang vaname saat ini adanya penyakit IMNV (Infectious Myonecrosis Virus). Pekalongan merupakan salah satu produksi udang vaname yang cukup penting di Jawa Tengah. Pemantauan penyakit penting seperti IMNV sangat perlu dilakukan untuk mengetahui potensi resiko tertular dan tersebarnya penyakit IMNV di Pekalongan. Peneltian ini bertujuan untuk mengkaji status kesehatan udang khususnya dari infeksi IMNV pada tambak intensif di Kota Pekalongan. Metode penelitian yang dilakukan adalah menggunakan metode studi kasus, dengan melakukan pengambilan sampel udang melalui purposive random sampling dan wawancara kepada pemilik tambak. Jumlah udang 144 ekor dari 8 tambak terpilih. Hasil real time PCR dan analisa histopatologi terhadap organ daging bagian ekor menunjukkan bahwa 25% tambak contoh terinfeksi IMNV yaitu di desa Krapyak dan desa Kandang Panjang, sedangkan hasil histopatologi menunjukkan bahwa jaringan daging udang mengalami nekrosis. Berdarsarkan hasil diatas, tambak intensif di Kota Pekalongan memiliki potensi terinfeksi IMNV pada tahap sedang.

 

Vaname shrimp (Litopenaeus vannamei) became a prime species cultivated in brackish water  ponds in Indonesia. The problem that are often found in field, is IMNV (Infectious Myonecrosis Virus) disease. Pekalongan district is one of important shrimp produces in Central Java. Disease monitoring program is an importanted step that should be carried out especially for IMNV infection. This was to evaluate the potential disease infection and spread into the culture area. The aim of this research was to study the health status of intensive shrimp culture in Pekalongan with regard IMNV infection. 144 shrimp were randomly selected brackish water intensive ponds. The sample were then analysed by real time PCR to correct the present of IMNV. Histopathologycal study was also cound. The research showed that 25% of intensive shrimp ponds samples were infected by IMNV. Furthemore, their caudal flesh demmostrated necrosis. This can be concluded that shrimp ponds in Pekalongan mildly risk of IMNV.

Keywords: udang vaname; IMNV; PCR; histopatologi

Article Metrics: