ANALISA KESESUAIAN LAHAN UNTUK PENERAPAN INTEGRATED MULTI TROPHIC AQUACULTURE (IMTA) MELALUI PENDEKATAN SIG DI PESISIR KABUPATEN BREBES JAWA TENGAH

Devinda Arsandi, Sri Rejeki, Restiana Wisnu Aryati

Abstract


Lahan masyarakat Brebes tergerus oleh arus laut yang terus masuk ke daratan sehingga mengurangi luasan daratan dan menenggelamkan wilayah pertambakan warga. Tambak warga menjadi salah satu mata pencaharian warga yang berada pada wilayah pesisir Kabupaten Brebes terkhusus di Desa Kaliwlingi. Wilayah tambak yang sudah terkena abrasi air laut, tidak dapat lagi dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kegiatan budidaya.. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui luasan perairan Kabupaten Brebes yang dapat digunakan kegiatan budidaya berbasis IMTA, serta langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesesuaian lahan guna penerapan kegiatan budidaya berbasis IMTA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang didukung oleh data – data kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pengambilan data pada lokasi penelitian seperti parameter fisika, biologi dan kimia perairan diperoleh dengan sampling di lapangan yang kemudian diolah pada citra satelit sehingga dihasilkan suatu model dasar peta tematik dengan bantuan software ArcGis 10.3 dan Microsoft Excell. Peta dasar tematik yang dihasilkan kemudian digunakan untuk penentuan lokasi yang sesuai untuk kegiatan budidaya rumput laut, ikan bandeng serta kerang hijau. Hasil penelitian menunjukkan hanya terdapat area seluas seluas 24,5 ha yang dapat dilakukan budidaya berbasis IMTA terdapat pada titik sampling VI dan untuk 1.332,5 ha tergolong sesuai bersyarat. Wilayah yang tergolong dalam kategori sesuai bersyarat dapat ditingkatkan kelas kesesuaiannya dengan dilakukannya pemberian pakan buatan pada budidaya bandeng untuk meningkatan unsur hara tanah, pada budidaya rumput laut dapat menggunakan metode budidaya long line , sedangkan pada budidaya kerang hijau dapat dilakukan dengan penempatan bambu sebagai media penempelan yang ditancapkan pada saluran inlet tambak.

 

The land of Brebes is eroded by ocean currents that continue to enter the mainland, reducing the land area and drowning the people's aquaculture area. Pond area that has been exposed to sea water abrasion, can no longer be utilized by the community for cultivation activities.  The growth of seaweed, mussels and milkfish depend on the environmental conditions. These seaweed, mussels and milkfish live properly when they get its own criteria on a good environmental conditions.  The purpose of this research were to analize the Brebes coastal area that can be used for IMTA and give some reasonable advice for the area that can’t be used for IMTA.This research was descriptive research that provided with some quantitative data.  The method used in this research is a case study with data collection at the research sites such as the parameters of physics, biology and chemistry obtained by sampling water in the field and then processed with satellite images to produce a basic model of thematic maps using ArcGis 10.3 and Microsoft Excell.  The thematic maps can be used to determine the appropriate location for the cultivation of seaweed, mussels and milkfish . The results showed that research locations covering 1,357 ha, there is only an area of 24.5 ha to do cultivation based on IMTA that located at  6°47'56.16" S ; 109° 2'7.44"  E and the rest 1.332,5 ha classified in appropriate conditional  .   The area that classified in appropriate conditional can be improved by giving artificial feed for the milkfish which is can improving nutrient on the water ; for the seaweed cultivation can be improved by change the cultivation method into long line method ; whereas the cultivation of mussels can be improved by placing bamboo as a media attachment that is placed to the water entrance (inlet) of the ponds


Keywords


Pemilihan Lokasi ; IMTA ; GIS ; Brebes

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Journal of Aquaculture Management and Technology by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jamt is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats