PENGARUH PENGGUNAAN EKSTRAK DAUN JERUJU (Acanthus ilicifolius) TERHADAP KELULUSHIDUPAN IKAN KERAPU MACAN (Epinephelus fuscogutattus) YANG DIINFEKSI Vibrio alginolyticus

Asep Akmal Aonullah, Slamet Budi Prayitno, Sarjito -

Abstract


ABSTRAK

Kendala utama budidaya ikan kerapu adalah tingginya tingkat kematian terutama pada benih sebagai akibat serangan bakteri dan patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan ekstrak daun jeruju (Acanthus ilicifolius) terhadap kelangsungan hidup ikan kerapu macan  (Epinephelus fuscogutattus) yang diinfeksi Vibrio alginolyticus. Ikan kerapu macan (E. fuscogutattus) sebanyak 120 ekor diberikan perlakuan selama 40 hari dengan pemberian pakan yang ditambahkan ekstrak daun jeruju (A. ilicifolius). Uji tantang dilakukan dengan menyuntikan suspensi bakteri V. alginolyticus secara intramuskular. Prosedur pengamatan dilakukan selama 10 hari pascainfeksi meliputi gejala klinis, kelulushidupan serta gambaran darah ikan kerapu macan. Hasil penelitian menunjukkan gejala klinis ikan sakit diantaranya bergerak lamban, berenang tidak teratur (erratic swimming), berenang di permukaan, warna tubuh ikan menjadi gelap, timbulnya luka di bagian punggung serta geripis pada bagian sirip ikan dan pembengkakan pada bola mata (exopthalmia). Pemberian ekstrak daun A. ilicifolius pada pakan menunjukkan hasil tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kelulushidupan dan jumlah total eritrosit ikan kerapu macan pascainfeksi, akan tetapi penambahan ekstrak daun A. ilicifolius menunjukkan hasil berpengaruh nyata (P<0,05) pada hari ke-8 dengan nilai tertinggi 9,39x104 sel/mm3 serta berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap aktifitas fagositik hari ke-4 dengan nilai tertinggi 65%. Dosis terbaik dalam penelitian ini adalah penambahan ekstrak daun A. ilicifolius sebanyak 5 gr/kg pakan.

ABSTRACT

This research was aimed to find out the effect of using leaf extract Acanthus ilicifolius toward survival rate of tiger grouper (Epinephelus  fuscogutattus) infected by Vibrio alginolyticus. 120 fish E. fuscogutattus was treated 40 days with the added leaf extract A. ilicifolius in the feeding process. The test was done by injecting of bacterial suspensions V. alginolyticus in the intra-muscular of the fish. Observation procedure was performed for 10 days after the infection such as clinical symptoms, survival rate and blood picture of the fish. The results showed clinical symptoms of sick fishes i.e. abnormally swiming activity, erratic swimming, swimming on the surface, dark colouration of the skin, a wound on the back and fins, and exopthalmia. The test results showed that extract of A. ilicifolius leaf not significantly different (P>0.05) on survival rate and total erythrocyte of E. fuscogutattus post-infection, but the addition of leaf extracts A. ilicifolius indicate results significantly different (P<0.05) on day 8 with the highest score of 9.39 x104 cells/mm3 and differed significantly (P<0.01) on  phagocytic activity day 4 with a highest score of 65%. The best dosage in this research was 5 gr/kg of feed.


Keywords


Ekstrak daun jeruju; Kelulushidupan; Kerapu macan; V. alginolyticus.

Full Text:

pdf

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Journal of Aquaculture Management and Technology by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jamt is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats