Strategic Communication Museum Kereta Api Ambarawa sebagai Project Manager

Published: 1 Oct 2015.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 27 23
Abstract

Tugas akhir berupa karya bidang ini dilatarbelakangi oleh sangat potensialnya
museum kereta api Ambarawa sebagai rancangan museum kereta api
Internasional, akan tetapi kurangnya promosi museum membuat museum jarang
dikenal oleh masyarakat dan belum banyak dikunjungi. Terbukti dari riset yang
telah dilaksanakan, diperoleh angka brand knowledge informan terhadap museum
KA sebesar 58% yang menunjukan bahwa orang belum tahu museum kereta api
Ambarawa, dimana letaknya dan apa saja barang yang dikoleksi disana.
Sedangkan tingkat afeksi menunjukan angka 37%, hal ini menunjukan bahwa
orang masih belum mau mencari tahu informasi tentang museum KA Ambarawa
itu sendiri. Sedangkan hal behavior berupa tingkat kunjungan masihlah berada di
rata-rata kunjungan sebesar 600 orang per hari.
Tujuan dari diadakannya Strategic Communication Museum Kereta Api
Ambarawa ini adalah mempromosikan Museum Kereta Api Ambarawa guna
meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat untuk berkunjung ke museum
Kereta Ambarawa. Selain itu karya bidang ini juga bertujuan untuk meningkatkan
afeksi, kognisi dan juga behavior pengunjung maupun calon pengunjung museum
kereta api Ambarawa.
Pada 1 bulan pelaksanaan di bulan Mei 2015, kegiatan berhasil mendapatkan
peningkatan pengunjung yang signifikan di bulan Mei dengan total kunjungan
21.514 orang (dewasa) dan 9.272 orang (anak-anak). Rata-rata di bulan Mei
menunjukan angka 993 orang per hari. Jika dikatergorikan berdasarkan kunjungan
weekend dan weekdays, pada weekdays menunjukan angka rata-rata 623 orang dan
pada weekend menunjukan angka rata-rata 1.769 orang. Aspek kognisitentang
pengetahuan pengunjung tentang museum Kereta Api Ambarawa tentang apa,
dimana letak museum, koleksi, dan juga potensi museum kereta api Ambarawa
dalam pelaksanaannya meningkatkhingga presentase 73% dari angka 58%.Dalam
aspek afeksi didasarkan pada minat masyarakat untuk mau berkunjung ke
Museum Kereta Api Ambarawa dalam pelaksanaannya meningkat dia angka 66%
dari 37%.Karya bidang ini menunjukkan bahwa “Strategic Communication
Museum Kereta Api ambarawa ‘Sepoorheroes’ berhasil dilakukan sesuai goals
yang ditentukan.

Keywords: komunikasi strategis, promosi, sejarah

Article Metrics: