Hubungan Motivasi dan Intensitas Orang Tua yang Bermain Game dengan Perilaku Menyimpang dalam Keluarga

Published: 29 Sep 2015.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 23 153
Abstract

Perkembangan penggunaan game yang kian pesat didukung oleh jumlah
game yang semakin banyak, akses yang mudah dengan berbagai platform,
membuat game dikonsumsi oleh segala lapisan umur tidak terkecuali orang tua.
Perlu disadari bahwa game tidak hanya membawa dampak positif saja namun juga
dampak negatif. Motivasi dan intensitas dari seorang pemain game kemudian
memiliki andil dalam pembentukan perilaku, sehingga ada kekhawatiran berujung
pada perilaku menyimpang. Keluarga sebagai lingkungan terdekat dari seorang
individu dimana orang tua menjalankan norma-normanya, tidak luput terkena
dampak negatif dari game.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tipe eksplanatori,
yang bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasidanintensitas orang tua yang
bermain game denganperilakumenyimpangdalamkeluarga.Teori yang digunakan
adalah Self Determination Theory, dan Teori Belajar Sosial. Penelitian ini
menggunakan teknik non random sampling dengan metode purposive sampling
dan jumlah sampel sebanyak 100 responden orang tua yang bermain game di kota
Semarang.
Hasil dari analisis korelasi Pearson dengan bantuan SPSS 22 menunjukan
bahwa antara motivasi bermain game dengan perilaku menyimpang memiliki
hubungan yang signifikan. Hal ini ditunjukan dengan nilai signifikansi sebesar
0,025 dimana tingkat signifikansinya lebih kecil dari 0,05 dan nilai koefisien
korelasinya sebesar 0,197. Sedangkan intensitas dengan perilaku menyimpang
memiliki hubungan yang juga signifikan. Hal ini ditunjukan dengan nilai
signifikansi sebesar 0,015 dimana nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 dan nilai
koefisien korelasinya sebesar 0,217.
Keluarga sebagai lingkungan terdekat dari individu dalam hal ini orang tua
sebaiknya melakukan tindakan preventif dengan mengarahkan orang tua yang
bermain game ke aktivitas yang lebih positif dan mencari kesibukan lain yang
membuat orang tua yang bermain game dapat bersosialisasi dengan
lingkungannya, sehingga dapat meminimalisir motivasi dan intesitas bermain
game agar terhindar dari perilaku menyimpang.

Keywords: Motivasi Bermain Game, Intensitas Bermain Game, Perilaku Menyimpang dalam Keluarga

Article Metrics: