skip to main content

Strategi Public Relations Majlis Tafsir Al-Qur’an dalam Pengelolaan Krisis Dampak Isi Siaran Dakwah Islam pada Komunitas Masyarakat Blora


Citation Format:
Abstract
Perbedaan pandangan mengenai Islam sering kali terjadi antar organisasi – organisasi Islam. Tidak dipungkiri perbedaan pandangan dalam keyakinan yang sama pun dapat menimbulkan konflik. Konflik dalam Islam yang dipicu dengan perbedaan pandangan pernah dialami oleh Majlis Tafsir Al-Qur’an di desa Kamolan Blora pada tahun 2012. Konflik disebabkan beberapa faktor diantaranya isi siaran dakwah yang cenderung keras dan berani, memuat perbedaan pandangan dalam ajaran Islam diantara kelompok – kelompok organisasi Islam yang lain. Akibat yang akan timbul apabila terjadi sebuah konflik yang menimpa organisasi ialah krisis yang dapat mengganggu kestabilan organisasi. Organisasi dapat dikatakan sedangan mengalami krisis ialah ketika terjadi peristiwa, rumor, atau informasi yang membawa pengaruh buruk terhadap reputasi, citra, dan kredibilitas dalam organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi public relations Majlis Tafsir Al-Qur’an dalam pengelolaan krisis isi siaran dakwah Islam pada komunitas masyarakat Blora. Pendekatan metodelogi yang digunakan dalam penelitian ini termasuk kategori kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Pendekatan manajemen krisis yang dilakukan melalui beberapa tahapan diantaranya analisis situasi, penetapan tujuan, identifikasi khalayak, strategi dan taktik yang digunakan, serta evaluasi. Dalam prosesnya, perencanaan komunikasi pengelolaan krisis tidak dilakukan secara spesifik. Dalam penyelesaiannya, Majlis Tafsir Al-Qur’an melakukan beberapa pendekatan diantara pendekatan hukum, personal, serta media relations. Sebagai respon organisasi pasca krisis Majlis Tafsir Al-Qur’an secara inisiatif melakukan program – program CSR. Berhasil atau tidaknya sebuah kegiatan komunikasi sangat ditentukan melalui kegiatan evaluasi. Majlis Tafsir Al-Qur’an belum melakukan kegiatan – kegiatan komunikasi secara maksimal. Sebagai lembaga yang besar, perlu untuk memiliki tim PR serta tim manajemen yang mampu menjalankan fungsi dan peran PR dalam organisasi yaitu sebagai pembangun opini, persepsi, citra baik bagi organisasi dalam prinsip – prinsip hubungan yang harmonis, baik internal relations maupun external relations.
Fulltext View|Download
Keywords: krisis public relations, manajemen krisis, organisasi Islam, dakwah Islam

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.