PENDEKATAN KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI DALAM MENJAGA KEHARMONISAN KELUARGA PELAUT

Published: 29 Sep 2014.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Keharmonisan dalam keluarga adalah suatu hal yang didambakan setiap orang. Namun
banyak kesulitan untuk mencapai hal tersebut. Salah satunya yang dialami oleh keluarga pelaut
dimana terjadi keterpisahan jarak dalam jangka waktu yang lama. Kondisi hubungan jarak jauh
itu memicu banyaknya konflik yang terjadi, hingga terjadinya perselingkuhan dan perceraian.
Oleh karena itu diperlukan pengelolaan komunikasi dan konflik secara baik, agar dapat
menciptakan keharmonisan dalam keluarga.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengelolaan komunikasi dan
pengelolaan konflik yang terjadi dalam keluarga pelaut. Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif kualitatif yang mendasari diri pada pendekatan fenomenologis. Data diperoleh melalui
wawancara mendalam kepada subjek penelitian. Teori yang digunakan adalah teori core triad of
balance, yang menyatakan hubungan pernikahan dipahami dari tiga hal dalam pengalaman
manusia, yaitu perilaku, persepsi , dan fisiologi.
Hasil penelitian dari ketiga informan yaitu tiga orang istri yang masing-masing memiliki
suami yang berprofesi sebagai pelaut menunjukan bahwa pengelolaan komunikasi pasangan
suami istri jarak jauh dapat dijaga dengan cara mengoptimalkan media komunikasi yang ada.
Sikap pengungkapan diri / self disclosure , saling jujur, empati, dan supportiveness perlu
ditanamkan untuk menjaga hubungan jarak jauh tersebut, karena hal ini dapat mengontrol tingkat
kecurigaan dan mengurangi prasangka dari kedua belah pihak. Jenis konflik yang dialami
pasangan suami istri jarak jauh ini beragam sesuai dengan lama pernikahan dan kepribadian
masing-masing, mulai dari konflik kecil hingga besar. Namun konflik yang sering terjadi yang
dikarenakan intensitas pertemuan tatap muka yang sangat terbatas harus dikelola tidak dengan
cara mengakhiri hubungan . Dalam hubungan pernikahan, konflik harus diselesaikan dengan
baik, mencari solusi bersama yang tidak merugikan kedua belah pihak, dan membuat konflik
menjadi suatu hal yang positif agar bisa dimanfaatkan demi mencapai keharmonisan keluarga.
Keywords: Komunikasi Antar Pribadi, Keharmonisan Keluarga, Keluarga Pelaut

Article Metrics: