Analisis Isi Twitter Politikus Indonesia Menjelang Pemilu 2014

Published: 24 Jun 2014.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Twitter adalah salah satu media sosial yang banyak digunakan saat ini
dengan angka pengguna yang terus meningkat dari tahun ke tahun, termasuk di
Indonesia. Twitter dipercaya telah membawa bentuk baru dalam dunia
komunikasi, termasuk komunikasi politik. Di Indonesia dan beberapa negara
lainnya, penggunaan Twitter oleh politikus telah menjadi hal yang lumrah.
Politikus mulai mengadopsi dan menggunakan Twitter sebagai cara baru dalam
berinteraksi dengan audiens, terutama menjelang dan semasa kampanye pemilihan
umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola politikus Indonesia dalam
menggunakan Twitter dan topik apa yang mereka bicarakan di dunia Twitter
sebelum masa kampanye berlangsung.
Penelitian ini mengacu pada konsep penggunaan Twitter oleh politikus
dari Tamara Small dan Graham et al. Analisis isi dilakukan terhadap 2.174 tweet
yang dikeluarkan oleh politikus Indonesia selama 3 bulan menjelang pemilihan
umum di tahun 2014, yaitu September, Oktober, dan November 2013. Uji
reliabilitas data dilakukan dengan uji korelasi di antara tiga coder.
Hasil penelitian menunjukkan pola politikus Indonesia dalam
menggunakan twitter sebagai media berkomunikasi dengan audiens sebelum masa
kampanye. Politikus Indonesia telah intensif menggunakan Twitter sebelum masa
kampanye berlangsung. Dimana rata-rata tweet yang dikeluarkan oleh politikus
adalah berkisar dari angka 15 - 441 tweet tiap bulannya. Twitter digunakan untuk
menjalin hubungan atau berinteraksi dengan audiens melalui fitur Retweet dan
Reply yang telah disediakan. 50% tweet yang dikeluarkan oleh politikus
berbentuk Retweet. Politikus Indonesia pun lebih banyak mengeluarkan tweet
yang memberikan gambaran mengenai pandangan dan ide politikus terhadap
suatu isu tertentu (position taking) sebanyak 48% tweet. Disamping itu, politikus
juga menginformasikn hal personal seperti berita mengenai keluarga mereka dan
kegiatan politikus itu sendiri (updating) sebanyak 35%. Mengenai topik yang
terkait dengan isu politik dan kampanye hanya sedikit dibicarakan oleh politikus
Indonesia di twitter. Topik berupa Sapaan dikeluarkan oleh politikus Indonesia
sebanyak 22%. Hal tersebut tampaknya dipengaruhi oleh masa kampanye yang
masih jauh dan belum berlangsung di tahun 2014. Twitter dalam hal ini digunakan
oleh politikus Indonesia sebagai sarana menjalin hubungan serta berinteraksi,
menyampaikan pendapat, menginformasikan kegiatan dan hal personal kepada
audiens.
Kata kunci: Penggunaan sosial media, Twitter, komunikasi politik, analisis isi

Article Metrics: