Komodifikasi Keluarga Ustadz Jefri Al Buchori Dalam Tayangan Infotainment

Published: 2 Apr 2014.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Pasca Ustadz Jefri Al Buchori meninggal dunia, infotainment memanfaatkan
kesedihan yang melanda keluarga Ustadz Jefri Al Buchori sebagai sebuah
komoditas berita. Infotainment secara cerdas menyulap tragedi kehidupan selebriti
menjadi bagian bisnis mereka, sehingga hal apa pun dapat diubah menjadi
komoditas yang layak tonton dengan mengalami komodifikasi. Oleh karena itu,
tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan komodifikasi isi yang terjadi pada
keluarga Ustadz Jefri Al Buchori dalam tayangan infotainment beserta ideologi
yang dominan di belakangnya.
Penelitian ini menggunakan teori komodifikasi sebagai salah satu penerapan
dalam pendekatan teori ekonomi politik media dalam paradigma kritis melalui
metode analisis wacana model Teun Van Dijk. Subjek penelitian ini adalah
tayangan infotainment Cek&Ricek, penulis naskah dan redaksi Cek&Ricek, serta
pengamat media infotainment.
Berdasarakan temuan penelitian, komodifikasi isi terkait pemberitaan
keluarga Ustadz Jefri Al Buchori berupa dramatisasi dan serialisasi. Dramatisasi
berupa munculnya gambar-gambar istri dari Ustadz Jefri Al Buchori yang masih
dirudung duka yang ditandai dengan tetesan air mata, selain itu dramatisasi bisa
diciptakan dari naskah, yaitu dengan memainkan dramaturgi. Sedangkan
serialisasi, tayangan Cek&Ricek menampilkan pemberitaan keluarga Ustadz Jefri
Al Buhori dengan tema yang berbeda-beda setiap harinya. Ideologi yang
melatarbelakangi tayangan ini dikarenakan adanya sistem rating dalam dunia
pertelevisian. Rating menjadi barometer untuk kesuksesan sebuah program
televisi. Terbukti dengan adanya kenaikan rating dalam tayangan Cek&Ricek
ketika memberitakan keluarga Ustadz Jefri Al Buchori, jumlah pendapatan iklan
yang diperoleh pihak stasiun televisi juga bertambah.
Kata Kunci : Komodifikasi, Kapitalisme, Infotainment

Article Metrics: