Facebook sebagai Media Personal Branding

Published: .
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Statistics: 98
Abstract

Facebook telah menjadi media sosial yang sangat popular digunakan saat ini. Media sosial ini
memberikan kesempatan bagi penggunanya untuk menjalin komunikasi interpersonal dengan
pengguna lain baik yang sudah dikenal maupun orang asing. Hal ini membuat banyak orang
tertarik menggunakannya. Hampir bisa dipastikan bahwa setiap manusia modern yang tidak
asing dengan teknologi internet memiliki akun di Facebook. Update status menjadi fitur yang
paling digemari pengguna Facebook karena melalui fitur ini pengguna dapat memposting apapun
yang ada di dalam pikiran mereka. Dalam setiap posting yang dibuat di Facebook, seorang
pengguna tengah melakukan pengungkapan diri. Pengungkapan diri yang dilakukan sengaja
diatur agar dapat memunculkan kesan tertentu agar orang lain memiliki persepsi seperti yang
diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengalaman komunikasi
pengguna Facebook sebagai media personal branding. Penelitian ini menggunakan konsep
Computer Mediated Communication (Beebee, 2005), pengungkapan diri atau self disclosure (Joe
Luft dalam Devito, 2007), personal branding (Rampersad, 2008), dan konsep dramaturgi dalam
teori interaksionisme simbolik (Goffman, 1959 dalam Mulyana, 2002). Tipe penelitian ini adalah
deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan
adalah wawancara mendalam kepada dua orang informan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Facebook digunakan sebagai ajang pengungkapan diri
oleh penggunanya. Dalam proses pengungkapan diri ini, pengguna dengan sengaja melakukan
pengaturan atau manajemen kesan sebagai cara mereka membangun personal branding di
lingkungannya. Tidak semua hal diungkapkan di Facebook. Hal-hal yang dapat merusak
personal branding dan mempengaruhi kesan yang tampak di depan khalayak sengaja
disembunyikan oleh pengguna. Personal branding dilakukan untuk membentuk kredibilitas agar
khalayak memiliki kepercayaan terhadap pengguna dalam situasi tertentu, baik di dunia maya
maupun di kehidupan nyata.
Kata kunci: komunikasi interpersonal, CMC, pengungkapan diri, dramturgi, personal branding

Article Metrics: