ANALISIS ISI BERITA KASUS PENGEROYOKAN HARINGGA SIRLA PADA PORTAL BERITA ONLINE DETIK.COM

*Ridho Moghni Labib  -  Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UNDIP
S. Rouli Manalu  -  Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UNDIP
Published: 3 Jul 2019.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 48 100
Abstract
Kasus pengeroyokan Haringga Sirla merupakan peristiwa yang terjadi menjelang pertandingan sepakbola antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta. Kasus tersebut menyedot perhatian publik yang tinggi, hingga berbagai pemberitaan muncul memberitakan peristiwa tersebut. Pemberitaan yang muncul terkait kasus tersebut menyajikan realitas melalui berbagai sudut pandang. Salah satu media yang memberitakan kasus pengeroyokan Haringga Sirla adalah portal berita online Detik.com.. Terkait kasus pengeroyokan Haringga Sirla, kasus ini dipilih karena kasus tersebut menarik perhatian publik yang tinggi, seiring dengan tingginya antusiasme masyarakat Indonesia mengenai perkembangan sepakbola Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsipsikan isi berita pada portal berita online Detik.com terkait dengan kasus pengeroyokan Haringga Sirla. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis isi kepada 75 berita yang dirilis Detik.com. Portal berita online Detik.com dipilih dalam penelitian ini, karena Detik.com merupakan salah satu portal berita online dengan arus distribusi pengunjung di internet yang tertinggi di Indonesia. Hasil analisis isi yang dilakukan dengan teori konstruksi realitas sosial menunjukkan bahwa, Detik.com melakukan pembingkaian terhadap peristiwa pengeroyokan Haringga Sirla sehingga pembaca memaknai peristiwa tersebut bukan bagian dari pengelolaan sepakbola melainkan, peristiwa hukum pada umumnya. Detik.com berusaha membangun kredibilitas melalui pemilihan narasumber dan proses memperoleh informasi mengenai kasus pengeroyokan Haringga Sirla, yang ditunjukkan melalui pencantuman sumber berita berupa pihak-pihak tertentu yang terlibat langsung dalam proses hukum dan peradilan terhadap para tersangka. Foto berita yang dimuat pada pemberitaan kasus pengeroyokan Haringga Sirla, berusaha untuk melakukan konstruksi sosial mengenai bagaimana proses yang dilalui oleh individu yang melakukan pelanggaran hukum dengan menunjukkan bagaimana para tersangka mengikuti proses hukum dalam mempertanggungjawabkan tindakan pengeroyokan yang dilakukan. Disarankan kepada Detik.com untuk meningkatkan keragaman isi berita, baik itu tema berita yang diangkat, sumber berita yang dipilih, maupun gambar atau foto berita dalam pemberitaan, yang akan meningkatkan kelengkapan realitas atas sebuah peristiwa yang terjadi, agar pembaca dapat memaknai sebuah peristiwa yang terjadi secara lengkap dan utuh serta dapat meminimalisir terjadinya bias makna, sehingga berita yang dirilis dapat menjadi rujukan dan memberikan pemahaman yang jelas kepada pembaca.
Keywords: pengeroyokan, media online, portal berita online, isi berita, sumber berita, gambar atau foto berita, analisis isi, teori konstruksi realitas sosial media massa.

Article Metrics: