Pemaknaan Khalayak Perempuan terhadap Cantik dalam Program “Para Petualang Cantik Trans 7”

*Ulfatun Ni’mah  -  Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UNDIP
Sri Budi Lestari  -  Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UNDIP
Published: 1 Oct 2018.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 116 339
Abstract
Kecantikan senantiasa menjadi isu yang tak pernah ada habisnya untuk dibahas. Selama ini, kecantikan selalu dilekatkan pada perempuan, hingga muncul stigma dalam masyarakat bahwa perempuan yang baik adalah perempuan yang cantik dan perempuan yang jelek merupakan perempuan yang buruk. Salah satu media yang menampilkan kecantikan ialah program Para Petualang Cantik yang tayang di stasiun televisi Trans7. Kecantikan melalui tampilan fisik dan non fisik diangkat melalui para host yang memandu acara tersebut. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bagaimana penerimaan audiens perempuan mengenai cantik dalam program acara Para Petualang Cantik Trans7. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode analisis resepsi dari Ien Ang dan teori khalayak aktif. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa khalayak berperan aktif dalam menginterpretasikan adegan demi adegan yang ditayangkan oleh media. Dari situlah ditemukan bahwa semua informan menyebutkan bahwa kecantikan fisik bukanlah satu-satunya penilaian untuk menentukan apakah perempuan itu cantik atau tidak. Untuk dapat dikatakan cantik, seorang perempuan harus memiliki faktor non fisik seperti kecerdasan intelektual, berkarakter, pandai bersikap, berpendirian, menjadi dirinya sendiri, bermanfat bagi orang lain serta memiliki keahlian tertentu. Sedangkan dalam program Para Petualang Cantik, kecantikan yang ditawarkan yaitu kecantikan pada tampilan fisik yang dibagi dalam tiga bagian yaitu kecantitak wajah, bentuk tubuh dan pakaian.
Keywords: Kecantikan, Perempuan, Analisis Resepsi, Pemaknaan Khalayak, Televisi

Article Metrics: