Hubungan Intensitas Menonton Televisi dan Bermain Video Game terhadap Perilaku Kekerasan oleh Anak

*Miqdad Aly Fahmy Al Imani  -  Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UNDIP
Sri Widowati Herieningsih  -  Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UNDIP
Published: 2 Jul 2018.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 167 504
Abstract
Tingginya kasus kekerasan yang dilakukan oleh anak-anak baik dalam bentuk verbal dan nonverbal yang didukung oleh muatan kekerasan di media anak baik televisi dan video game. Intensitas yang tinggi dalam mengonsumsi kedua media tersebut, menunjukkan kedekatan dan ketergantuan anak terhadap media tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas menonton televisi dan bermain video game terhadap perilaku kekerasan. Kerangka teori yang digunakan adalah social learning theory dan general aggression model (GAM). Penelitian kuantitatif ini menggunakan teknik non-probability sampling dan purposive sampling dengan jumlah sampel 200 responden dengan usia 9-12 tahun di Kota Semarang. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis korelasi Pearson. Uji hipotesis intensitas menonton televisi menunjukkan hasil yang positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,022 dan koefisien korelasi 0,162 terhadap perilaku kekerasan. Begitu pula dengan uji hipotesis intensitas bermain video game dengan nilai signifikansi 0,000 dan koefisien korelasi 0,336 terhadap perilaku kekerasan yang menunjukkan adanya hubungan positif dan searah. Kesimpulannya adalah semakin tinggi intensitas menonton televisi ataupun bermain video game maka semakin tinggi pula perilaku kekerasan oleh anak. Oleh karena itu perlu penegakan regulasi dan pengawasan yang ketat terhadap muatan penyiaran dan jenis permainan yang layak dikonsumsi anak. Saran yang diberikan untuk penelitian selanjutnya adalah menggunakan variabel bebas lain seperti faktor internal dan eksternal berupa interaksi dengan peer-group, lingkungan sosial, dan pola pendampingan orang tua.
Keywords: intensitas menonton televisi; intensitas bermain video game; perilaku kekerasan.

Article Metrics: