BENTUK PENDAMPINGAN ORANGTUA PADA ANAK DALAM MENONTON KARTUN DORAEMON

*Febia Rosada Fitrianum  -  Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UNDIP
Wiwid Noor Rakhmad  -  Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UNDIP
Published: 28 Jun 2018.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 65 167
Abstract
Kartun Doraemon merupakan salah satu program televisi yang ditayangkan untuk anak-anak dengan lambang peruntukkan A7+ yang menyatakan bahwa kartun Doraemon aman untuk ditonton oleh anak-anak. Namun, di dalam kartun Doraemon terdapat unsur kekerasan verbal dan fisik. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan bentuk pendampingan orangtua pada anak dalam menonton kartun Doraemon dengan beberapa bentuk mediasi orangtua. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi deskriptif kualitatif dengan in-depth interview pada orangtua (Ayah dan Ibu) yang mempunyai anak pada usia sekolah yaitu 7-12 tahun. Penelitian ini menggunakan Parental Mediation Theory dan Teori Konsistensi. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan adalah seluruh orangtua mengetahui adanya kekerasan dalam kartun Doraemon serta melakukan pendampingan ketika anak menonton kartun Doraemon. Berdasarkan bentuk mediasi orangtua, terdapat orangtua yang menggunakan Active Mediation dan Coviewing Mediation. Tingkat pendidikan terakhir orangtua juga mempengaruhi dalam melakukan pendampingan dan penggunaan bentuk mediasi. Konsistensi yang dilakukan oleh orangtua dapat berjalan dengan baik dalam penerapan peraturan mengenai menonton televisi pada anak.
Keywords: pendampingan orangtua; kekerasan verbal dan fisik; kartun Doraemon

Article Metrics: