DIVISI PROGRAM DALAM “FORCHIBY! (FORCITA FOR CHILD BEING YOUTH!)” (Strategi peningkatan Awareness Forum Cinta Anak Kota Magelang).

Diva Hera Saputri Hera Saputri

Abstract


1. PENDAHULUANAnak merupakan aset yang sangat penting, generasi penerus masa depan bangsa,penentu kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang akan menjadi pilarutama pembangunan nasional, sehingga perlu mendapat perlindungan danperhatian sungguh– sungguh dari semua elemen masyarakat.Sesuai dengan KHAdan UU 23 tahun 2002, anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun,termasuk anak yang masih dalam kandungan.Salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi berbagai masalah sosialyang melibatkan dan membawa dampak bagi anak adalah dikeluarkannyakebijakan pemerintah mengenai kabupaten dan kota layak anak. KebijakanKabupaten/Kota layak anak bertujuan untuk mengintegrasikan sumberdayapembangunan dalam upaya pemenuhan hak-hak anak.Kota Layak Anak (KLA) adalah sistem pembangunan suatu wilayahadministrasi yang mengintegrasikan komitmen dan sumber daya pemerintah,masyarakat dan dunia usaha dalam rangka memenuhi hak anak yang terencanasecara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatanuntuk pemenuhan hak-hak anak melalui Pengarusutamaan Hak Anak (PUHA).Demi mendukung kebijakan KLA tersebut, maka pada tanggal 8September 2010 dibentuklah Forcita (Forum Cinta Anak) sebagai salah satuwadah/organisasi memiliki misi untuk mendorong kebijakan untuk memenuhihak-hak anak, mendorong terbangunnya ruang peran anak di kota Magelang, sertamembangun pertisipasi masyarakat dalam keberpihakan pada hak-hak anak.Forcita memfokuskan diri pada berbagai penanganan permasalahan anak.Bidang-bidang kerja yang sudah tersusun antara masalah pemenuhan hak dankesehatan anak, pemenuhan hak pendidikan anak, penanganan masalah sosialanak, infrastruktur layak anak, serta advokasi dan perlindungan & konseling.Forcita merupakan organisasi yang terbilang muda di kota Magelangkarena baru berdiri selama 2 tahun. Organisasi ini masih memiliki awarenessyang rendah dan kegiatan yang dilakukan juga masih sedikit. Orang- orang yangberada di lingkungan sekitar Forcita, khusunya Magelang, belum memilikipengetahuan atau belum pernah mendengar sama sekali tentang Forum CintaAnak.2. METODE PEMILIHAN KEGIATANUntuk mengetahui kondisi dan situasi dari Forum Cinta Anak di lingkungan KotaMagelang, tim telah melakukan survey kepada 30 siswa- siswi Sekolah MenengahPertama Negeri di 5 sekolah yang berbeda, yaitu SMP N 11 Magelang, SMP N 5Magelang, SMP N 8 Magelang, SMP N 13 Magelang, dan SMP N 10 Magelang.Sampling yang digunakan adalah dengan accidental sampling dengan hasilsebagai berikut :Awareness siswa siswi sekolah menengah pertama terhadap ForcitaSiswa siswi sekolah menengah pertama memiliki awareness yang rendah terhadapForcita, karena hanya 3% dari siswa siswi tersebut yang pernah mendengartentang Forcita.Media yang paling sering diakses oleh siswa siswi sekolah menengah pertamadi Kota MagelangMedia internet merupakan media yang paling banyak diakses oleh siswa siswisekolah menengah pertama, kemudian adalah televisi.Media internet yang banyakmereka akses adalah situs jejaring sosial facebook.com. Media ini mereka aksesuntuk bisa berbagi dengan teman- teman terdekat mereka, nantinya media inilahyang akan menjadi pertimbangan untuk melakukan pendekatan dengan targetaudiences.MasalahBerdasarkan data yang telah diperoleh, diketahui bahwa sebagian besarsiswa- siswi Sekolah Menengah Pertama yang masuk dalam target sasaran Forcitabelum mengetahui keberadaan organisasi ini. Hal inilah yang kemudian akanmenggangu keberlangsungan organisasi dalam menjalankan fungsinya.TujuanUntuk meningkatkan Awareness di kalangan siswa siswi SekolahMenengah Pertama Negeri di Kota Magelang terhadap Forcita dari 3 % menjadi60%.RekomendasiBerdasarkan pada riset awal, dimana permasalahan yang dialami olehklien adalah awareness, atau belum diketahuinya keberadaan klien di kalangansiswa- siswi sekolah menengah pertama, maka perlu dibuat kegiatan yang dapatmempertemukan klien dengan target audiences yang sesuai dengan minat daritarget audinces.Event merupakan tools yang akan digunakan untuk melakukan pendekatanini, karena event dapat mempertemukan kedua belah pihak secara langsung, dandapat melibatkan banyak orang sekaligus, serta nantinya siswa- siswi akanmendapatkan pengalaman secara langsung mengikuti kegiatan yangdiselenggarkan Forcita.Oleh karena itu, dibuatlah event “Forchiby! (Forcita for Child BeingYouth!)” yang mengajak mereka untuk mengisi hari libur mereka, denganbermain bersama di alam terbuka, dan tetap mengingatkan mereka untuk menjagalingkungan sekitar mereka. Selain itu bersamaan dengan event ini akandiselenggarakan facebook photo contest yang akan digunakan sebagai mediauntuk bertukar informasi kepada target audiences.3. PEMBAHASANDalam mencapai tujuan yang diharapkan, maka dibuatlah serangkaian kegiatanIMC dengan kegiatan utamanya adalah event Forchiby! Dan juga media relations.Berikut ini adalah kegiatan yang telah dilaksanakan :1. Sosialisasi Berlangsungnya Acara. Sosialisasi dilaksanakan di 5 SMP di Kota Magelang. Sosialisasi adalah kerja sama dengan pihak sekolah untuk memberikanwaktu masuk ke kelas dan membagikan flyer serta menempelkan posterpada majalah dinding. Memulai pendaftaran dan pengambilan tiket “Forchiby! (Forcita for Childbeing youth)!” yang dititipkan pada guru konseling sekolah tersebut.2. Facebook Photocontest Merupakan lomba foto dengan tema “Me and My Best Friends”. Foto berupa kebiasaan mereka dengan sahabat mereka. Foto kemudian di upload pada “dinding” facebook Forcita. Pemenang adalah yang mendapatkan tanda “like” terbanyak. Tiga foto dengan “like” terbanyak akan mendapatkan hadiah dari panitia. Pengumuman pemenang adalah saat event “For Chiby! (Forcita for Childbeing youth)!”3. “For Chiby! (Forcita for Child being youth)! Forest Walk” Dilaksanakan di bukit Tidar Kota Magelang. Peserta berjalan menyusuri hutan sepanjang rute yang di tentukan, yaitudari bawah hingga puncak bukit Tidar. Selama perjalanan peserta diajak untuk membersihkan sampah yangberserakan dan sesekali beristirahat serta bermain games. Di puncak bukit tidar peserta beristirahat sembari diberikan informasimengenai apa itu forcita, dan untuk apa forcita. Dibagikan hadiah undian untuk peserta yang beruntung.Tempat dan WaktuAdapun sekolah yang dipilih adalah 5 sekolah negeri di Kota Magelang, yaitu :1. Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Kota Magelang2. Sekolah Menengah Pertama Negeri 8 Kota Magelang3. Sekolah Menengah Pertama Negeri 11 Kota Magelang4. Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Kota MagelangTempat yang akan dipilih sebagai lokasi pelaksanaan event adalah PuncakBukit Tidar. Berikut detail tempat dan waktu pelaksanaan event:1. Nama Acara : “Forchiby! (Forcita for Child being youth)!”2. Tempat : Bukit Tidar Kota Magelang3. Hari / Tanggal : Minggu, 25 November 20124. Waktu : 07.00- 12.00 WIB4. HASILDari proses perencanaan hingga pelaksanaan dapat dikatakan bahwa eventForchiby! (Forcita for Child Being Youth!)dapat dikatakan berjalan dengan baiksesuai dengan rencana kegiatan sebelumnya. Hal ini dapat terlihat dari : Acara tetap berlangsung sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Acara berjalan sesuai dengan rundown yang telah ditentukan sebelumnya. Koordinasi yang baik antara program dan Forcita, sehingga klien bersediamembiayai kegiatan. Pembiayaan tidak membengkak, bahkan dapat diminimalisir dengan baik. Terjalinnya komunikasi yang baik dengan pihak media, sehingga terdapatmedia yang datang untuk meliput kegiatan yang dilaksanakan. Perijinan ke sekolah dan instansi dapat diterima dengan baik dan disetujuioleh sebagian besar instansi. Tambahan personel untuk tim dapat terpenuhi dengan baik.Namun terdapat pula beberapa hambatan atau kendala yang dilalui olehpenulis selama melaksanakan kegiatan ini, sehingga tidak sesuai dengan encanaawal, yaitu : Perijinan ke SMP N 13 Kota Magelang yang tidak dapat ditindaklanjutikarena surat dan proposal yang diberikan kepada bagian tata usaha hilangsebelum sampai kepada kepala sekolah. Pihak SMP N 13 juga kemudiandipertimbangkan untuk digantikan sekolah lain, yaitu SMP N 3 KotaMagelang karena sering berselisih dengan SMP N 11 yang juga menjaditarget dari acara. Perijinan ke SMP 10 Kota Magelang tidak dapat diteruskan karena kepalasekolah yang pada awalnya mengijinkan, tiba- itba meminta suratpertanggungjawaban atas nama Forcita yang ditandatangani oleh ketuaForcita diatas materai 6000 pada H-2 yang tidak dapat diberikan oleh tim.Oleh karena waktu yang mendesak, maka penulis memutuskan untukmengganti SMP 10 dengan SMP N 11 yang mengirimkan 2 kontingenuntuk mengikuti kegiatan Forest Walk yang kemudian disanggupi olehpihak sekolah.5. KESIMPULANTerpenuhinya target peserta dan durasi.Target awal peserta untuk kegiatan adalah 200 peserta untuk kegiatanselama 6 jam akumulasi.Pada pelaksanaanya, pada awal roadshow peserta yangmengikuti kegiatan ini sudah cukup besar. Berikut adalah jumlah total peserta:No. Nama Sekolah Jumlah Peserta1. SMP N 3 Magelang 412. SMP N 5 Magelang 463. SMP N 8 Magelang 384. SMP N 11 Magelang 120Total 245sertaUntuk durasi kegiatan, dihitung dari durasi keseluruhan acara yang telahdilaksanakan. Berikut adalah tabel durasi pelaksanaan kegiatan :No. Nama Kegiatan Waktu Durasi1. Roadshow SMP N 3 Kota Magelang 09.00- 10.00 WIB 60’2. Roadshow SMP N 5 Kota Magelang 09.00- 09.30 WIB 30’3. Roadshow SMP N 8 Kota Magelang 15.30- 16.00 WIB 30’4. Roadshow SMP N 11 Kota Magelang 14.00- 15.00 WIB 60’5. Forest Walk 07.30- 11.30 WIB 240’Total 420’ (7 Jam)Peserta yang mengikuti kegiatan ini terbilang melebihi dari yangditargetkan oleh tim. Hal ini dikarenakan banyaknya peserta tambahan yang ikutbergabung dengan teman mereka dikarenakan ingin mengikuti kegiatan ini.Awalnya, setiap sekolah diberikan batasan untuk mengirimkan 40 peserta saja,akan tetapi karena pihak sekolah meminta untuk menambahkan beberapa personil.Peserta mengikuti kegiatan ini dengan antusiasme yang tinggi. Dari awalacara hingga akhir acara, peserta selalu aktif dan bersemangat dalam mengikutitiap arahan dari tim, terutama untuk sesi outbond games. Dalam sesi ini, pesertameminta tambahan waktu untuk menambah satu permainan ice breakinglagi.Games yang awalnya hanya diberikan durasi selama 50 menit ini, bertambahmenjadi 75 menit.Selain peserta, pihak guru juga ikut mendukung kegiatan ini. Padaawalnya, tiap sekolah akan mewakilkan 2 orang guru untuk menemani siswasiswinyaselama kegiatan. Pada pelaksanaannya, guru yang mengikuti kegiatan inilebih dari yang ditargetkan.SMP N 11 Kota Magelang mengirmkan 14 orangguru, sedangkan untuk sekolah yang lain sebanyak 5 orang guru masing- masingsekolah. Permainan ice breaking yang diperuntukkan untuk siswa- siswi ternyatajuga diikuti oleh guru dengan aktif, sehingga suasana menjadi lebih meriah.Terpenuhinya Tujuan KegiatanTujuan dari pelaksanaan awal kegiatan ini adalah untuk meningkatkanawareness akan keberadaan Forum Cinta Anak (Forcita) di kalangan siswa- siswidari 3% menjadi 60%. Berdasakan pada survey yang dilaksanakan 3 hari setelahevent, didapatkan hasil dari 30 siswa yang di survey, 23 siswa mengetahuikeberadaan Forcita, atau sebesar 77%. Survey ini dilaksanakan dengan metodeyang sama pada saat riset awal sebelum kegiatan, yaitu secara accidental denganmenyebarkan kuesioner kepada anak- anak yang menjadi sample

Full Text:

Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Interaksi Online, is published by Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jln. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Jawa Tengah 50275; Telp. (024)7460056, Fax: (024)7460055


Creative Commons License
Interaksi Online by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/interaksi-online is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



Lihat Statistik Pengunjung